Awas Pesta Perkawinan Prasmanan Tanpa Prokes Dapat Denda Tinggi

KBRN,Palangka Raya : Saat ini Tim Satgas penanganan covid-19 Kota Palangka Raya tetap memantau aktifitas masyarakat di Palangka Raya, meski covid-19 mulai melandai. Khususnya untuk pesta perkawinan yang melanggar protokol kesehatan akibat dilakukan dengan berkerumun,tanpa masker dan penyajian makanan dilakukan secara prasmanan.

Menurut Perwira pengendali satgas Covid-19 palangkaraya Ipda narmanto,Senin (240122) pihaknya telah 19 Memberikan denda administrasi sebesar Rp.7.500.000,- (tujuh juta lima ratus ribu rupiah) kepada satu keluarga yang melaksanakan Resepsi Pernikahan tanpa menggunakan prokes yang ketat seperti yang tertuang dalam Surat Komitmen Bersama antara lain, adanya kerumunan dan tidak jaga jarak yang dikarenakan banyaknya undangan, adanya makan ditempat hal ini dikarenakan makanan disajikan secara prasmanan (tidak kotakan), dan para undangan banyak tidak menggunakan masker sehingga tindakan tegas dengan memberikan denda administrasi ,”denda di razia dilakukan di RTA Milono KM. 2.5 Palangka Raya minggu lalu sebesar Rp. 7.500.000,-.”kata narmanto

Dijelaskan Ipda narmanto pihak pelanggar membayar Denda Administratif tersebut melalui Bayar/Transfer Bank sebesar Rp.7.500.000,- dan masuk ke Kasda Pemko. Ipda narmanto menghimbau kepada masyarakat yang ingin melakukan Resepsi Pernikahan dapat mematuhi aturan yakni Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 02 Tahun 2022 & Perda Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Penerapan Disiplin Prokres Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19 Dan Pemuliham Ekonomi, PPKM Level 2 meminimalisir penyebaran Virus Covid-19. Administratif tersebut melalui Bayar/Transfer Bank sebesar Rp.7.500.000,- (Kasda Pemko). tim Satgas Covid-19 juga memberikan himbauan kepada pihak Acara Resepsi Pernikahan dan tamu undangan agar mematuhi Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 02 Tahun 2022 & Perda Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Penerapan Disiplin Prokres Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19 Dan Pemuliham Ekonomi, PPKM Level 2 meminimalisir penyebaran Virus Covid-19.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar