Pemko Palangka Raya Kembangkan Taman Raya Hutan Di Kelurahan Marang

Kbrn, Palangka Raya : Pemko Palangka Raya melalui Dinas Lingkungan Hidup terus meningkatkan keindahan taman dan ruang terbuka hijau, sejalan dengan motto sebagai kota cantik

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Palangka Raya Ahmad Zaini menyebut, ada dua taman aktif yang selama menjadi pilihan bagi masyatakat untuk bersantai yakni taman pasuk kameloh dan taman papan taliwung, namun keduanya sampai saat ini masih ditutup pemerintah, lantaran masih pandemi covid 19. Untuk ruang terbuka hijau, Pemko memiliki konsep ke depan, akan mengembangkan di Kelurahan Marang yakni taman raya hutan, di tempat tersebut akan dibuatkan skat untuk rekreasi, penelitian, dan pendidikan, sehingga menjadi daya tarik masyarakat yang hendak berwisata di akhir pekan.

"Dalam menata keberadaan taman, diperlukan bantuan dari investor, untuk ikut serta membiayai pembangunan, karena proses pembangunan di palangka raya terbagi untuk perbaikan jalan," Kata Zaini. Senin (24/1/22)

Ia berharap, sejumlah taman dapat dirawat dengan baik, terutama dalam hal menjaga kebersihan, apalagi taman papan taliwung baru saja mendapat penghargaan kategori ramah anak, jangan sampai motto kota cantik di rusak oleh segelintir oknum perusak lingkungan.

Terpisah salah satu Akademisi di kota Palangka Raya dr. Joko Santoso menyambut baik, Dinas Lingkungan Hidup menambah ruang terbuka hijau di kelurahan marang, pasalnya selama ini warga palangka raya dan sekitarnya tiap akhir pekan banyak yang berwisata keluar daerah, hal  semacam ini tentu dapat mengurangi pendapatan asli daerah.

"Untuk itu, Pemko Palangka Raya disarankan dapat memanfaatkan sejumlah lahan kosong yang ada di bantaran sungai, dan juga lingkar luar selanjutnya diubah menjadi tempat rekreasi yang nyaman  bagi masyarakat. Khusus di dalam kota, taman yang ada saat ini terus ditambah fasilitasnya, seperti arena bermain anak dan sejenisnya sebagai sarana hiburan anak anak dan orang masyarakat tiap akhir pekan," Tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar