Perambahan Hutan, Warga Gelar Aksi Damai

KBRN, Palangka Raya : Masyarakat Desa Ramban, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalteng, bersama Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Betang Hagatang Kalteng, menggelar aksi damai yang diikuti oleh sekitar 500 peserta terkait dugaan perusakan hutan oleh salah satu perusahaan perkebunan di sekitar desa setempat dengan menanami kelapa sawit seluas 2 ribu hektare lebih. 

Menurut Koordinator Aksi, Karliansyah, pengelolaan kebun sawit seluas 2.208 hektare tersebut, diduga melanggar aturan seperti melakukan praktik perambahan hutan dan pengoperasian alat berat tanpa izin  dan diduga tidak ada izin AMDAL dalam pengolahan lahan. 

Oleh karena itu, pihaknya bersepakat melakukan aksi damai di kantor bupati dan DPRD Kotim, guna meminta ketegasan dari pemerintah dan jika tidak ada tindaklanjut dalam kurun waktu yang telah ditentukan, maka pihaknya akan melakukan hukum adat.

"Telah melakukan aktivitas penanaman sejak tahun 2008 dan ini jadi persoalan di Kotim karena ini merupakan suatu karya dari oknum-oknum aparat dan pemerintah yang notabennya membiarkan melanggar hukum," ujarnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar