Menunggu Kepastian Pengisi Kursi Panas Sekda Kalteng

KBRN, Palangka Raya: Proses seleksi administrasi Jabatan Pimpinan Tinggi Madya untuk jabatan Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah terus berlanjut.

Dari 7 nama pejabat yang mendaftar dan lulus seleksi administrasi dalam seleksi jabatan Sekda Kalteng dipilih 3 orang. Nama-nama tersebut telah diserahkan panitia seleksi kepada Gubernur Kalimantan Tengah yang kemudian disampaikan kepada Sekretariat Negara untuk Presiden memilih diantara tiga orang yang diajukan.

Salah seorang panitia seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Madya untuk jabatan Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah, Ibnu Elmi A.S. Pelu, kepada RRI mengatakan proses di panitia seleksi sudah selesai dan diserahkan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).

Menurutnya, selain ketua pansel, pihaknya tidak berwenang untuk menginformasikan tiga nama yang terpilih.

“Ya tidak mungkin lah. Itu kan PPK yang mengumumkan ada di dalam ininya. Nggak boleh. Atau ketua pansel. Silakan dikonfirmasi ke sana,” ujarnya ketika dihubungi, Rabu (19/1/2022).

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Tengah, Lisda Ariyana, yang berada di Jakarta sejak Selasa kemarin hingga berita ini disiarkan belum berhasil dikonfirmasi.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, pada Selasa kemarin juga meminta untuk menunggu saja pengumuman hasil seleksi Sekda yang sudah sampai di Jakarta.

“Saya nggak tahu ya tadi kan Pak Sekda berangkat juga dengan tim kita sini ya dengan Pak Gubernur. Pak Gubernur juga ada kegiatan lain sekaligus karena dimintakan dari mereka untuk itu. Nanti dilihat saja hasilnya gimana. Kalau memandang di sana sudah bagus ya nggak ada masalah berarti urusan sana,” tuturnya.

Nama Penjabat Sekretaris Daerah Nuryakin sebagai kandidat kuat pengisi kursi Sekda Kalteng definitif belakangan ramai diperbincangkan karena ada gugatan terkait dugaan kasus hukum yang terjadi pada 2015 lalu.

Mengenai hal ini, Wakil Gubernur Edy Pratowo, mengatakan Pemerintah Provinsi memang dimintai klarifikasi. Surat permintaan dari panitia seleksi tersebut, lanjutnya, sudah ditindaklanjuti dengan menyampaikan sesuai fakta yang ada.

Sementara itu, Pengamat Politik, Donny Lasedau, mengatakan nama pendaftar dan peserta lolos seleksi administrasi Jabatan Pimpinan Tinggi Madya harus diumumkan secara transparan. Namun untuk 3 nama yang dipilih panitia seleksi boleh disampaikan namun boleh juga tidak.

“Kalau tiga itu sebenarnya dia bersifat bisa disampaikan bisa tidak. Tetapi sebaiknya disampaikan tiga ini si A, si B, si C. Diajukan. Nanti itu keluar atas nama Presiden dari Menteri Dalam Negeri,” ujar Donny.

Lebih lanjut dikatakannya, proses seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Madya untuk jabatan Sekretaris Daerah harus dilaksanakan secara terbuka.

Donny Lasedau mengatakan cukup banyak persyaratan untuk menjadi peserta seleksi jabatan Sekretaris Daerah, minimal terdapat 14 syarat. Sesuai aturan, usia seorang Sekretaris Daerah maksimal 58 tahun.

Menurut Donny, seorang Sekretaris Daerah sebagai Aparatur Sipil Negara merupakan perekat bangsa sehingga tidak boleh terafiliasi dengan partai politik serta tidak boleh bertindak karena Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (SARA).

Hingga saat ini, Aparatur Sipil Negara di lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah masih menunggu siapa yang akan menduduki kursi Sekda definitif membantu Gubernur Sugianto Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo menjalankan roda pemerintahan periode 2021-2024.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar