Waspada Investasi Bodong, Masyarakat Jangan Mudah Tergiur Keuntungan Besar

KBRN, Palangka Raya : Terkait puluhan korban dugaan penipuan dengan modus investasi bodong yang melapor ke Polda Kalteng, bahkan ada yang merugi hingga miliaran rupiah, Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Palangka Raya, Januar Hapriansyah, Selasa (18/1/22), mengingatkan masyarakat agar selalu waspada, lantaran tidak sedikit penawaran-penawaran yang menggiurkan misalnya dengan modal sedikit bisa menghasilkan uang yang banyak. 

Hal tersebut kata Kasi Intel, juga bisa dideteksi sejak dini dengan mengecek langsung ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) karena apabila investasi itu memiliki izin resmi, segala sesuatunya, termasuk nomor rekening, bukan milik orang lain melainkan atas nama sendiri. 

"Pembukaan rekening untuk investasinya pun atas nama kita. Nah jangan tergiur oleh bujuk rayu dengan modal sekian bisa menghasilkan lebih besar. Tetapi kita tidak pernah diberikan untuk mengakses uang kita sendiri. Misalnya saja, kita sudah memberikan uang 100 juta. Tapi rekeningnya bukan nama kita. Iming-imingnya akan dimainkan oleh robot, uang sebulan dua bulan lancar akan kembali, namun selanjutnya uang akan hilang," ujarnya. 

Oleh karena itu sekali lagi Kasi Intel meminta kepada masyarakat agar lebih teliti lagi, lantaran saat ini modus-modus penipuan sangat beragam, mulai dari iming-iming keuntungan besar, bisa diakses secara online dan selama 24 jam bisa mendapat transferan keuntungan. 

"Kalau memang bapak, ibu, saudara-saudara sekalian ingin berinvestasi, belajarlah terlebih dahulu karena kita ini ada yang namanya OJK, bisa mencari tahu, lantaran ada juga yang memang benar-benar berizin dan tidak merugikan," ungkapnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar