Anggaran Program Food Estate di BPTP Tunggu Perubahan Nomenklatur

KBRN, Palangka Raya: Sejumlah kegiatan di Kalimantan Tengah yang bergantung pada anggaran pusat belum bisa dilaksanakan karena menunggu perubahan nomenklatur kelembagaan.

Perubahan nomenklatur di pusat yang mempengaruhi pelaksanaan anggaran juga disampaikan Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kalimantan Tengah, Syamsuddin. 

“Jadi tahun 2022 ini kami belum bisa mengambil keputusan karena untuk sampai hari ini semua anggaran terkait Food Estate itu masih dibintang, artinya belum bisa digunakan. Tapi prinsipnya secara pendampingan masih tetap kita berjalan tetapi bukan eksekusi secara teknis. Paling kita memfasilitasi terkait dengan misalnya pendampingan penyuluh untuk mengeksekusi kegiatan terkait Food Estate itu karena anggaran untuk itu belum ada,” ujarnya beberapa waktu lalu.  

Menurut Syamsuddin rencana kegiatan Program Strategis Nasional Food Estate cukup banyak untuk tahun 2022 diantaranya terkait pembuatan demfarm dan demplot serta pelaksanaan bimbingan teknis dan juga pendampingan Balai Penyuluh Pertanian untuk meningkatkan kinerja penyuluh. 

Kepala BPTP Kalteng menjelaskan Badan Litbang Pertanian akan segera melakukan transformasi kelembagaan sehingga tugas, pokok dan fungsinya pun otomatis berubah. Syamsuddin menyebutkan kemungkinan perubahan nama Badan Litbang Pertanian akan menjadi Badan Pengelola Sistem Pertanian. 

Menurutnya, pihaknya masih menunggu proses perubahan nomenklatur selesai untuk bisa menggunakan anggaran dalam pelaksanaan kegiatan. Diperkirakan sampai satu bulan ke depan, anggaran masih belum dapat digunakan. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar