Ombudsman Apresiasi Keseriusan Pemko Palangka Raya Kelola SP4N LAPOR

KBRN, Palangka Raya: Pihak Ombdusman RI Perwakilan Kalimantan Tengah mengapresiasi keseriusan Pemerintah Kota Palangka Raya mengelola Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR).

Plh. Kepala Ombudsman RI Perwakilan Kalimantan Tengah, Indah Birowo, mengatakan sejak peluncuran Aplikasi LAPOR pada 2018, Pemerintah Kota Palangka Raya memang menyambut baik keberadaan SP4N LAPOR.

Bahkan Indah Birowo menambahkan Pemerintah Kota Palangka Raya juga menjalin kerja sama yang baik dengan Ombudsman Kalteng dalam menangani aduan dari warga. Menurutnya, pengelolaan SP4N LAPOR Pemko Palangka Raya layak dijadikan percontohan bagi daerah lain di Kalteng.

“Dan sebenarnya gini di Ombudsman pun kami dilibatkan dalam penanganan pengaduan. Maksudnya dilibatkan adalah Pemko Palangka Raya kan ada WA Group untuk admin, nah di situ kami juga masuk di dalam grup admin untuk penanganan pengaduan itu jadi kami bisa melihat bagaimana Pemerintah Kota Palangka Raya menindaklanjuti pengaduan yang masuk di LAPOR apakah ditindaklanjuti atau tidak,” ujarnya saat Dialog Kalteng Menyapa RRI, Selasa (7/12/2021).

Plh. Kepala Ombudsman RI Perwakilan Kalteng ini juga mengapresiasi upaya sosialisasi masif yang dilakukan Pemerintah Kota Palangka Raya sehingga cukup banyak warga yang memanfaatkan SP4N LAPOR untuk menyampaikan aduannya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palangka Raya, Iin Hendrayati Idris, mengatakan jumlah pengaduan, permintaan informasi dan aspirasi masyarakat yang masuk melalui kanal SP4N LAPOR sejak diluncurkan pada akhir 2018 sampai 6 Desember 2021 sebanyak 2.488 laporan.

“Untuk 2021 ada 357 laporan. Ada 11 laporan yang masih dalam proses penyelesaian. Paling banyak laporannya terkait masalah infrastruktur, administrasi kependudukan dan drainase,” ungkapnya.

Iin Hendrayati mengatakan masyarakat dapat mengakses SP4N LAPOR melalui SMS ke 1708, website lapor.go.id maupun aplikasi SP4N LAPOR yang tersedia di playstore maupun Appstore. Sekretaris Dinas Kominfo Kota Palangka Raya ini menyebut di antara ketiga cara pelaporan, memang pengaduan paling banyak masuk melalui SMS. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar