Target PAD Pemko Palangka Raya Capai 88 Persen Lebih

KBRN, Palangka Raya : Badan Pengelola Pajak Dan Retribusi Daerah Kota Palangka Raya melakukan pertemuan dan membahas bersama instansi terkait, mengenai objek pajak yang dapat mendongkrak pendapatan asli daerah di balai kota.

Kepala BPPRD kota Palangka Raya Aratuni D Djaban mengatakan, hasil pertemuan memutuskan bahwa, objek pajak yang akan diatur dalam regulasi dalam bentuk peraturan daerah 9 item antara lain kenaikan tarif pajak kendaraan tepi jalan, menara telekomunikasi, pelayanan tera ulang, peyedotan kakus, seluruhnya akan diatur pajaknya, karena selama ini luput dari pengawasan.

"Kami menargetkan, peraturan mengenai 9 item objek pajak sebagai bagian dari peningkatan pendapatan asli daerah akan rampung di akhir bulan, sehingga pelaksanaan di lapangan mendapatkan payung hukum yang jelas," Katanya. Selasa (7/12/21)

Terpisah, Walikota Palangka Raya Fairid Nafarin mengapresiasi upaya badan pengelola pajak yang telah melakukan pembahasan dengan instansi terkait, tentang regulasi pajak, karena pada dasarnya sumber pemasukan asli daerah berasal dari sektor jasa, sehingga perlu optimalisasi.

"Tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak cukup tinggi, hal ini terlihat dari pencapaian hingga pertengahan desember ini, dari target 117 miliar lebih sudah tercapai 104 miliar, artinya sudah mencapai 88 persen, prestasi tersebut patut diberi apresiasi, mengingat saat ini masih dalam masa pandemi covid 19, dan berharap  masyarakat taat membayar pajak, karena hasil dari pajak untuk membiayai pembangunan yang sedang berjalan saat ini," Tukasnya

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar