UMK Kapuas Mengacu pada Upah Minimum Provinsi 2022

KBRN, Palangka Raya: Dalam lampiran Keputusan Gubernur Kalimantan Tengah nomor 188.44/445/2021 tanggal 30 November 2021 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota tidak tercantum UMK Kapuas.

Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Tengah, Farid Wajdi, melalui rilis tertulis menyampaikan hal tersebut disebabkan dalam perhitungan UMK Kapuas yang dilakukan oleh Dewan Pengupahan Kabupaten Kapuas dalam Sidang Dewan Pengupahan sesuai formula yang ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan, memperoleh hasil yaitu UMK Kabupaten Kapuas tahun 2022 lebih kecil dari UMK Kabupaten Kapuas tahun berjalan (2021) dan lebih kecil dari UMP tahun 2022.

“Sesuai PP nomor 36 Tahun 2021 ditegaskan bahwa apabila hasil perhitungan UMK lebih rendah dari nilai UMP maka Bupati/Wali kota tidak dapat merekomendasikan nilai UMK kepada Gubernur,” ujarnya melalui rilis tertulis yang diterima RRI, Senin (6/12/2021).

Farid mengatakan guna memberikan perlindungan kepada para pekerja/buruh di Kabupaten Kapuas maka Gubernur Kalteng mengambil kebijakan yang tertuang dalam Diktum ketiga bahwa Upah Minimum Kabupaten/Kota yang tidak tercantum dalam lampiran Keputusan Gubernur, maka UMK kabupaten/kota dimaksud berpedoman pada UMP 2022.

“UMK Kabupaten Kapuas tahun 2022 tetap ada dan mengacu pada UMP Tahun 2022 yaitu sebesar Rp. 2.922.516. Nilai ini lebih tinggi dari nilai UMK Kabupaten Kapuas tahun berjalan (2021),” tambahnya. (Sumber: rilis)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar