NTP Kalteng Oktober 2021 Naik 2,49 Persen

KBRN, Palangka Raya : Nilai Tukar Petani (NTP) adalah perbandingan indeks harga yang diterima petani (It) terhadap indeks harga yang dibayar petani (Ib). 

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Eko Marsoro menjelaskan NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan. 

"NTP juga menunjukkan daya tukar (terms of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi,"jelasnya, Minggu (05/12/2021).

Lebih jauh dijelaskan NTP Gabungan Kalimantan Tengah naik 2,49 persen, dari 125,11 (Oktober 2021) menjadi 128,22 (November 2021). Peningkatan ini didorong oleh kenaikan nilai tukar di semua subsektor, yakni subsektor tanaman perkebunan rakyat (3,12 persen), subsektor peternakan (1,84 persen), subsektor tanaman pangan (1,45 persen), subsektor hortikultura (0,89 persen) dan subsektor perikanan (0,70 persen). 

"Pada November 2021 terjadi kenaikan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Kalimantan Tengah sebesar 0,40 persen yang disebabkan oleh kenaikan kelompok transportasi, kelompok makanan, minuman, dan tembakau serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya,"tutupnya.

Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Kalimantan Tengah pada November 2021 sebesar 129,38 atau naik 2,27 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar