Dua Bencana Alam Jadi Langganan Saat Peralihan Musim

KBRN, Palangka Raya : Perubahan cuaca terjadi di wilayah Palangka Raya, terik panas siang hari kemudian hujan pada sore hingga malam, mengakibatkan daerah bantaran sungai rawan terdampak banjir.

Menurut Kepala BMKG Palangka Raya Catur Winarti, intensitas hujan mulai berkurang dalam sepekan belakangan ini, namun akan meningkat lagi pada akhir desember sifatnya fluktuatif dan tak menentu.

“Dalam menyikapi perubahan musim di kalteng, masyarakat harus bisa memahami terhadap dua potensi bencana, yakni banjir dan karhutla, keduanya menimbulkan dampak kesehatan dan lingkungan, untuk itu disarankan, warga terus mengupdate informasi dari BMKG,” Kata Catur. Senin (27/9/21)

Terpisah, Kepala Bidang Kesiapsiagaan Bencana BPBD Palangka Raya Heri Fauzi mengatakan, titik api dalam setahun belakangan ini,  terpantau karhutla dengan luas lahan 1 hektar di kelurahan bukit tunggal, kecamatan jekan raya, beruntung tim serbu api gabungan dari dinas kehutanan dan manggala agni sigap memadamkan sekitar 0,75 hektar, sehingga api tidak sempat meluas.  

"Saya terus mengingatkan, seiring adanya hujan meskipun dalam intensitas sedang, lahan rawan terbakar patut diwaspadai, karena akibat terik panas di siang hari, bisa saja muncul kembali titik api," tutupnya

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar