DLH Kota Berupaya Kedepan Ajak Warga Palangka Raya Perduli Sampah

KBRN,Palangka Raya : Dinas lingkungan hidup Kota Palangka Raya kedepan berupaya untuk mengajak warga Kota mau aktif perduli lingkungan dan sampah agar lingkungan bersih dan sehat. Banyak kegiatan yang dilakukan DLH untuk edukasi dan kampanye sampah bagi masyarakat seperti gerakan bersama Aksi Hamalew, aksi Hayak Marasih yang merupakan aksi pungut sampah di jalan - jalan. Kepala Seksi Pengelolaan Sampahan Dinas Lingkungan Hidup-DLH Kota Palangka Raya Nia Ramayanthie Kamis (021221) menjelaskan masih kurangnya kesadaran warga kota untuk membuang sampah secara benar,menjadi salah satu faktor pemicu belum maksimalnya pengelolaan sampah di wilayah Kota hingga saat ini,namun demikian DLH Kota terus berupaya menggerakan kesadaran masyarakat melalui aksi pungut sampah setiap jumat yang dilakukan DLH bersama Instansi lainnya di Pemerintah Kota agar kesadaran warga Kota Cantik akan kebersihan semakin meningkat,”melalui aksi pungut sampah ,kami berupaya mengajak warga kota palangka raya lebih sadar akan kebersihan lingkungan.“jelas Nia Ramayanthie

Sementara itu anggota DPRD Kota Palangka Raya yang juga selaku ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Palangka Raya, Riduanto mengatakan DLH kota juga telah mengajukan raperda terkait pengurangan sampah plastik dan pemanfaatan limbah rumah tangga untuk disyahkan menjadi Perda dengan harapan masalah sampah dan pengelolaan sampah di lingkungan masyarakat dapat lebih jelas dengan memiliki payung hukum yang jelas,”ya harapan kita melalui perda pengurangan sampah plastic,akan membuat palangka raya bersih dari sampah,karena warga kota saat berbelanja tidak lagi menggunakan plastik.”kata Riduanto

Saat ini Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 1070/DLH/II.1/2021 tentang pembatasan penggunaan kantong plastik. Edaran tersebut sebagai pedoman pelaku usaha dan masyarakat di Kota Palangka Raya untuk berpartisipasi dalam upaya pembatasan penggunaan kantong plastik. Sebagai tindaklanjutnya, sejumlah pelaku usaha dan pemilik gerai usaha di Kota Palangka Raya beberapa waktu lalu, melakukan penandatangan mendukung kebijakan untuk membatasi penggunaan plastik belanja sekali pakai sehingga dapat mengurangi penggunaan kantong plastik yang limbahnya sulit terurai.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar