Pemko Palangka Raya Akan Berupaya Atasi Gagal Panen Akibat Banjir

KBRN,Palangka Raya : Prediksi BMKG Tjilik Riwut Palangka Raya,hujan dengan intensitas sedang hingga lebat akan terjadi hingga awal tahun 2022,maka dampak banjir dan gagal panen untuk sejumlah komuditas tertentu seperti tanaman hortikultura tidak terelakan lagi. Walikota Palangka Raya Fairid Naparin,Minggu (281121) berupaya menanggapi pertanyaan dari sejumlah media terkait persoalan banjir dan pertanian ini ,akan berupaya untuk berkoordinasi lintas sektor bagaimana cara dan upaya yang tepat mengatasi banjir dan tidak berimbas kepada bidang pertanian.Karena dampak siknifikan petani akan merugi hingga akhir tahun bila kondisi tidak stabil,beberapa jenis tanaman sayur mayur seperti cabai,bawang hingga sayuran sawi,kangkung dan kol rawan terdampak banjir hal ini membuat sejumlah sayur mayur di pasaran dijual dengan harga jauh lebih tinggi dari harga sebelumnya,”meski kami sudah berupaya member bantuan tanah subur, namun dampak banjir membuat pertanian gagal meski demikian hal ini belum berpengaruh terhadap stok pangan ,karena sampai saat ini masih relative aman.” kata Fairid Naparin

Sementara itu anggota komisi B DPRD Kota Palangka Raya Khemal Nasery mengatakan memang bisnis dibidang hortikultura saat ini cukup menjanjikan apabila kondisi saat ini tidak mendukung maka anggaran yang diperlukan untuk pertanian akan semakin tinggi karena harus membuat rekayasa cuaca dengan rumah kaca bagi berbagai jenis tanaman hortikultura akibat pengaruh cuaca saat ini yang tidak kondusif,”hortikultura dalam kondisi pandemi,memang banyak diminati masyarakat hal ini karena masyarakat ingin kembali ke alam.”jelas Khemal Nasery Untuk mengatasi dampak cuaca yang exstrim saat ini diperlukan kesiap siagaan bersama mengatasi permasalahan dibidang ekonomi masyarakat pertanian hingga peternakan ,Pemko melalui Dinas maupun instansi terkait diharapkan dapat bersinergi untuk mengatasi permasalahan pertanian dampak curah hujan tinggi sehingga petani Palangka Raya tetap aman berusaha dan tidak merugi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar