Mendapat Masukan Melalui FKP, RSUD Sultan Imanuddin Terus Tingkatkan Mutu Pelayanan

KBRN, Pangkalan Bun: Dalam upaya meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan publik khususnya dalam pelayanan kesehatan diperlukan peran serta penyelenggaraan pelayanan publik dan masyarakat selaku pengguna atau penerima pelayanan sebagai upaya pembangunan sistem penyelenggaraan pelayanan publik yang adil transparan dan akuntabel.

Berdasarkan hal tersebut maka perlu dilaksanakan forum konsultasi publik oleh Rumah Sakit Sultan Imanuddin Pangkalan Bun dengan harapan dapat memperbaiki sistem pelayanan kesehatan Rumah Sakit khususnya di era pandemi yang sudah berjalan menjadi lebih baik lagi sesuai dengan harapan dan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Barat dan kabupaten sekitarnya. Forum Konsultasi Publik ini digelar pada Rabu (27/10/2021) di Ball Room Arsella Hotel Pangkalan Bun.

Acara ini dihadiri 58 orang peserta yang terdiri dari unsur DPRD, pemerintah, organisasi, satuan organisasi perangkat daerah, dewan pengawas Rumah Sakit Umum Sultan Imanuddin, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, tokoh pemuda, perwakilan Kecamatan, lurah/ kepala desa, insan pers, lembaga swadaya masyarakat, penggiat pelayanan publik dan para pejabat di lingkungan RSUD Sultan Imanuddin.

Dikatakan Ketua Panitia penyelenggara, Hardino, bahwa Forum Konsultasi Publik yang diadakan oleh Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Imanuddin Pangkalan Bun ini, yang pertama ingin menyerap aspirasi dari masyarakat.

“Seperti apa sih pelayanan kami sebenarnya dan akan menjadi evaluasi bagi kami, kemudian kami juga menginginkan masyarakat itu juga memberi masukan-masukan kepada kami terkait pelayanan kami selama ini, hal-hal apa saja yang belum sempurna yang menurut masyarakat masih kurang,” papar Hardino.

Kemudian lanjut Hardino, pada kesempatan ini juga, RSUD Sultan Imanudin telah mencatat masukan dan kritikan agar pihaknya dapat berubah sesuai keinginan masyarakat.

Hal senada juga disampaikan Direktur RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, dr.Chairudin. Menurutnya untuk memperbaiki pelayanan rumah sakit ini harus mendapatkan informasi dari masyarakat secara langsung.

“Kita harus menggali dari tokoh-tokoh masyarakat, dari media maupun dari lembaga swadaya masyarakat dalam rangka memberikan perbaikan untuk menyusun perencanaan rumah sakit ke depan,” ujar Chairudin.

Pihaknya sangat mengapresiasi kehadiran para pihak dan diharapkan ke depan komunikasi bisa lebih intens sehingga pelayanan rumah sakit dapat semakin baik. (Irwanudin)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00