Wagub Luncurkan Tim Tanggap Insiden Siber KaltengProv-CSIRT

KBRN, Palangka Raya: Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, secara resmi meluncurkan Tim Tanggap Insiden Siber KaltengProv-CSIRT, di Bahalap Hotel, Jumat (22/10/2021).

KaltengProv-CSIRT dibentuk sebagai Tim Tanggap Insiden Siber Organisasi pada sektor Pemerintah.

Wagub Edy Pratowo saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran, menyampaikan kemajuan teknologi berdampak besar bagi peradaban manusia. Namun di sisi lain kemajuan teknologi juga berdampak negatif bagi kalangan yang tidak mampu memanfaatkan teknologi untuk hal yang bermanfaat. Kemajuan teknologi juga telah membuka peluang bagi kejahatan baru di dunia maya.

Edy Pratowo mengatakan pengumpulan data secara masif melalui berbagai sistem elektronik merupakan peluang bagi pihak yang tidak berhak untuk mencuri dan kemudian memperjualbelikan data untuk keuntungan pribadi, kelompok, lembaga, bahkan keuntungan untuk negara lain.

Presiden Joko Widodo dalam acara pencanangan pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 di Istana Negara, mengatakan bahwa data adalah jenis kekayaan baru, dan merupakan New Oil, data bahkan lebih berharga dari minyak.

“Berapa banyak kebocoran data yang terjadi, dari data pribadi hingga data rahasia negara. Pencurian data dan kebocoran data di samping memang ada upaya pencurian atau pembobolan, di sisi lain karena memang karena peluang yang disebabkan oleh lemahnya sistem keamanan elektronik kita hal ini tentu tidak bisa dibiarkan, harus ada upaya dari negara untuk melindungi segala bentuk kejahatan baru di dunia maya, terkhusus perlindungan terhadap data dan sistem,” jelas wagub.

Edy mengutarakan untuk itu, negara telah membentuk Badan Siber Dan Sandi Negara. Ini sebuah lembaga negara yang memiliki tugas dalam menangani insiden siber dan sandi.

Launching Tim Tanggap Insiden Siber KaltengProv-CSIRT dihadiri oleh Forkopimda, instansi vertikal, bupati / wali kota serta perwakilan pimpinan Perguruan Tinggi. Dari Pemerintah Pusat hadir secara langsung Kepala BSSN Letjen TNI (Purn.) Hinsa Siburian, Tenaga Ahli BSSN Supirman, serta Senior Lecture Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Fery Astika Saputra sebagai narasumber.

Pada kesempatan tersebut, diserahkan oleh Kepala BSSN Letjen TNI (Purn.) Hinsa Siburian kepada Pemprov Kalteng berupa Surat Tanda Registrasi Tim Tanggap Insiden Siber atau Computer Security Indident Response Team (CSIRT) atas terbentuknya KaltengProv-CSIRT. (Sumber: MMC Kalteng)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00