Target Turun Level PPKM Masyarakat Harus Patuh Prokes

KBRN,Palangka Raya : Saat ini Kota Palangka Raya telah menerapkan PPKM Level 2 dimana sebelumnya PPKM level 3 dengan turunnya level ini, yang akan terus ditingkatkan dalam penerapan protokol kesehatan bagi masyarakat yakni penggunaan masker,vaksinasi dan 3 T Tracing, Testing dan Treatment.Harapan kedepan Satgas penanganan covid-19 akan mencapai PPKM level 1 di wilayah Kota Palangka Raya. Menanggapi hal tersebut anggota DPRD Kota Palangka Raya Hasan Busyairi ,Jumat (221021) mengatakan dengan penurunan level saat ini dari PPKM level 3 menjadi level 2 merupakan hal yang patut disyukuri dengan kondisi penurunan level ini jangan membuat warga kota Palangka Raya menjadi abai prokes. Dan yang harus diwaspadai ungkap Hasan Busyairi adanya gelombang ke 3 covid-19 akibat masyarakat kembali abai prokes,”untuk membersihkan covid-19 atau turun level kembali masyarakat diminta untuk tidak abai protocol kesehatan.”jelas Hasan Busyairi

Sementara itu Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya, Emi Abriyani merasa optimistis apabila saling bersinergi antara Pemerintah Kota dan masyarakat maka akan mampu menurunkan level PPKM hingga mencapai level 1 .Selain itu pula ungkap Emi untuk menurunkan kembali level PPKM hingga mencapai level 1, hal yang paling penting dimaksimalkan adalah penerapan 3T (tracing, testing dan treatment),” apresiasi atas keberhasil kita bersama Pemko dan Tim satgas Penanganan covid-19 Kota mampu menurunkan sebaran kasus Covid-19, sehingga level PPKM turun dari level 3 ke level 2.”kata Emi Abriyani.

Emi Abriyani menyampaikan pula saat ini perawatan pasien covid-19 dan juga pasien isolasi mandiri, terus dilakukan .Sedangkan untuk kasus kematian juga akan menjadi perhatian Tim Satgas untuk level 3 lalu kasus kematian maksimal 3 perminggu dan level 2 ini diharapkan kasus kematian akan berkurang perminggunya sehingga untuk mencapai level 1 maka kasus kematian harus mampu ditekan hingga maksimal 1 kasus kematian per minggunya

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00