Maknai Kelahiran Nabi Muhammad SAW Di Pandemi Covid-19 Dengan Berdoa Dan Bersalawat

KBRN,Palangka Raya : Kelahiran nabi Muhammad SAW di bulan maulid tahun 2021, ini tidak sama seperti tahun -tahun sebelumnya karena masih dalam kondisi pandemi covid-19 .Nabi Muhammad SAW lahir pada 12 Rabiul Wal tahun 570 Masehi. Maulid atau milad dalam bahasa arab berarti hari lahir dimana peringatan Maulid Nabi kerap dilakukan tradisi yang berkembang di masyarakat dengan melakukan penghormatan kepada Nabi Muhammad dilakukan dengan melakukan perayaan-perayaan keagamaan di mesjid langgar maupun surau sebagai bentuk keimanan dan kebangkitan keberagaman bagi para penganutnya.Sementara itu di Negara besar seperti Arab Saudi dan Qatar yang mayoritas muslim tidak menjadikan Maulid sebagai hari libur resmi. Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama-FKUB Provinsi Kalimantan Tengah M Yamin Muchtar,Selasa (191021) menyampaikan meski di sebagian daerah perayaan Maulid dirayakan dengan adat maupun tradisi yang beragam namun dengan kondisi masih pandemic covid-19 ini khususya di wilayah Kalimantan Tengah dan Kota Palangka Raya khususnya dengan penurunan level PPKM dari level 3 ke 2 tidak serta merta masyarakat jadi melonggarkan prokes karena hal ini dapat meningkatkan kembali kasus penularan covid yang saat ini telah menurun atau melandai,”bila ingin abdol sebaiknya saat jumatan dapat langsung dilaksanakan maulid nabi sehingga tidak semakin menambah kerumunan.”jelas M Yamin Muchtar

Sementara itu Kasie Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Palangka Raya Supiani HK menyampaikan kelahiran Nabi Muhammad SAW di dunia untuk memperbaiki ahlak manusia di masa jahiliah dengan kebodohan dan kerusakan ahlak dimasa saat ini Maulid Nabi Muhammad dapat menjadi repleksi diri untuk memperbaiki sikap atau tingkah laku manusia yang jauh dari tuhan dengan perubahan prilaku hidup dimasa pandemi ini bila tidak kita benahi maka akan semakin merusak kehidupan manusia,”dengan hadirnya pandemi covid-19 ditengah perayaan maulid dapat menjadi repleksi diri untuk semakin memperbaiki diri.”kata Supiani HK

Dimasa pandemi ini selain memaknai Maulid Nabi Muhammad di mesjid dan surau atau langgar dapat mengajak masyarakat di masa pandemic ini untuk selalu berdoa dan mendekatkan diri kepada Allah SAW karena apapun perkara yang terjadi di dunia ini termasuk wabah copvid-19 ,merupakan ujian atau cobaan yang diberikan tuhan kepada umat manusia untuk dapat lebih ingat dan mendekatkan diri kepadanya dari kealfaan manusia selama ini.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00