Tol Sungai Mentaya Diharapkan Cegah Pendangkalan Kembali

KBRN, Palangka Raya: Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Tengah yang membidangi Ekonomi dan Sumber Daya Alam, Jainudin Karim, menyatakan dukungan seratus persen terhadap rencana Pemkab Kotim membangun Tol Sungai. 

“Kalau ini sudah dibangun, berarti banyak sumber-sumber alam yang tergali. Artinya lalu lintas tambang lancar, lalu lintas CPO lancar, lalu lintas ekonomi barang lainnya lancar. Sementara kalau kita masuk alur Sungai Mentaya itu kalau tidak mengerti seorang kapten atau pelaut dia akan kandas 2-3 hari nah ini akan sangat merugikan,” tuturnya kepada RRI, Senin (18/10/2021). 

Jainudin menilai langkah Pemkab Kotim menggandeng pihak ketiga juga sangat tepat. Pengerukan yang memerlukan anggaran sebesar Rp 260 milyar rupiah tersebut sulit bila menggunakan APBD khususnya di masa pandemi saat ini. 

Menurut Jainudin rencana pembangunan Tol Sungai Mentaya diharapkan dapat mencegah pendangkalan kembali. 

"Dulu waktu saya jadi DPRD Kotim kita pernah mengajukan ke pusat. Kita pernah mengajukan pengerukan yang biayanya puluhan milyar, tapi karena spot-spot akhirnya dangkal lagi karena tidak dibenahi secara keseluruhan. Kalau kita hanya spot-spot kapan kita mau bagus," tambahnya.

Wakil rakyat Dapil Kotim dan Seruyan ini yakin dengan adanya Tol Sungai Mentaya nantinya akses seluruh jalur lalu lintas sungai dan laut akan lancar. Selain itu, kapasitas angkutan kapal yang masuk ke Sungai Mentaya bisa bertambah. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00