Masyarakat Desak PCR Penerbangan Dihapus

KBRN, Palangka Raya :  Seiring banyaknya pelaku perjalanan protes lantaran harus tes PCR, maka Wakil  Gubernur Kalimantan Tengah, H.Edy  Pratowo, berupaya menyampaikan kepada Pemerintah Pusat agar syarat untuk melakukan penerbangan melalui Bandar Udara Tjilik Riwut Palangka Raya bisa segera ditiadakan, atau minimal diganti dengan tes antigen yang cepat, murah dan mudah.

Wakil Gubernur, H.Edy Pratowo mengungkapkan, saat ini di Kota Palangkaraya masuk pada level 3,  sehingga wajib memberlakukan tes PCR dalam setiap penerbangan melalui bandara setempat. Namun demikian, pihaknya  akan menyampaikan kepada Pemerintah Pusat untuk membijaksanai pemberlakuan tes PCR tersebut karena dampak diberlakukannya tes PCR,  pengaruhnya bagi mobilisasi orang-orang untuk melakukan usaha  melalui bandar udara Tjilik Riwut cukup besar.

"Diberbagai kota yang masuk pada level 2 tes PCR melalui Bandar Udara setempat sudah tidak diberlakukan lagi.  Karena itu melalui percepatan vaksinasi massal di 14 Kabupaten/Kota se Kalimantan Tengah yang saat ini gencar dilakukan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah diharapkan dapat menurunkan penyebaran covid-19," Katanya. Minggu (17/10/21)

Ia berharap masyarakat pro aktif mengikuti anjuran pemerintah, agar kasus covid cepat mereda dan aktivitas kembali normal, sehingga bagi masyarakat yang akan melakukan penerbangan dari dan ke Bandara Udara Tjilik Riwut Palangka Raya nantinya tidak lagi diwajibkan melakukan tes PCR.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00