Pemerintah Masih Mencari Regulasi Terbaik Bagi Kelompok Masyarakat Rentan Vaksin .

KBRN,Palangka Raya : Data Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kalimantan Tengah (Kalteng) menunjukan ada sekitar 743 orang menjalani tunda vaksinasi dosis pertama Kelompok Masyarakat Umum dan Rentan. Ketua Satgas covid-19 Sugianto Sabran melalui Kepala Bagian Kehumasan Satgas covid-19 Provinsi Agus Siswadi dalam rilis mengatakan penundaan vaksinasi diakibatkan karena sakit ringan ,berat hingga tidak memenuhi syarat. Dari 743 orang yang rentan vaksin terdiri dari Kabupaten Murung Raya dengan tunda 34 orang, Kotawaringin Barat 11 orang, Katingan 1 orang, Lamandau 4 orang. Kemudian Kota Palangka Raya tunda 12 orang, Sukamara 12 orang, Kotawaringin Timur 121 orang, Barito Utara 36 orang, Gunung Mas 12 orang. Setelah itu Kabupaten Pulang Pisau tunda 157 orang, Seruyan 260 orang, Barito Timur 8 orang, Barito Selatan 75 orang. Sedangkan batal vaksinasi Satgas mencatat 97 orang, dan untuk keseluruhan vaksinasi masyarakat umum sudah 367.348 orang atau 26,38 persen,”masyarakat umum dan rentan vaksin 1 target 1.392.610 orang capaian target 367.348 orang 26,38 persen.”jelas Agus Siswadi Menanggapi hal tersebut

Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya Sri Hartinah,SKM Jumat (151021) kondisi penundaan vaksin diakibatkan berbagai faktor misalnya sedang sakit atau bahkan yang memang sama sekali tidak boleh divaksi akibat penyakit berat atau penyakit penyerta seperti diabetes meletus dan tekanan darah tinggi harus mendapatkan pengawasan terkontrol setelah minum obat penyakit sudah membaik baru dapat menerima vaksinasi.Sementara itu untuk penyakit berat yang tidak boleh divaksi aouto imun atau hyiper teroid sampai saat ini masih menunggu regulasi Pusat untuk dapat menerima vaksinasi dan saat ini vaksin dosis 1 capian vaksin telah mencapai 75 persen dan untuk vaksin kedua masih banyak kendala akibat sebagian masyarakat ikut vaksin dosis 2 hanya untuk melengkapi persyaratan tertentu,”vaksin I sudah mencapai 75 namun vaksin II masih banyak kendala diantaranya banyak masyarakat ikut vaksin akibat memerlukan syarat vaksin yang akan digunakan untuk hal tertentu.”ungkap Sri Hartinah

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah Suyuti Syamsul menyampaikan meski efektipitas vaksin tidak seratus persen dan melindungi keselamatan orang bila telah mencapai angka 70 sehingga masyarakat dihimbau agar mau untuk mengikuti vaksinasi dalam rangka menciptakan kekebalan kelompok Hard imunity,”namun ini tidak juga membuat masyarakat yang telah tervaksin tidak akan tertukar covid-19.Namun melalui vaksin penularan dapat ditekan.”jelas Suyuti Syamsul Di Kalimantan Tengah saat ini dilakukan gerakan vaksinasi massal dalam rangka menuntaskan Program vaksinasi Pemerintah di tahun 2021 ini.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00