Warga Diimbau Tunda Perjalanan yang Melintasi Bukit Rawi

KBRN, Palangka Raya: Masyarakat  Kalimantan Tengah yang tidak punya keperluan khusus diimbau menunda perjalanan melintasi ruas jalan tergenang banjir di Penda Barania, Bukit Rawi Kabupaten Pulang Pisau.

Hal tersebut merupakan salah satu hasil rapat Forum LLAJ perihal Sinergitas Pengawasan dan Pengendalian Angkutan Barang Umum dan Angkutan Barang Khusus yang melintasi ruas jalan yang tergenang banjir di Bukit Rawi, Kabupaten Pulang Pisau, pada Selasa (21/9/2021).

Plt. Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah, Yulindra Dedy, mengatakan tidak hanya masyarakat umum, pihak perusahaan besar swasta juga diminta tidak melalui lokasi tersebut sampai dengan banjir surut.

Menurutnya, selanjutnya akan dibuat pemberitahuan dan peringatan kepada perusahaan untuk tidak melintasi Desa Penda Barania-Bukit Rawi, khususnya kepada angkutan semen untuk tidak melintasi area banjir untuk sementara waktu.

"Kondisi banjir berdampak kenaikan harga di daerah, maka angkutan kebutuhan pokok yang didahulukan seperti angkutan prioritas sembako, bahan pokok penting dan BBM," ucap Yulindra Dedy.

Dalam rapat juga disimpulkan bahwa perlu pengawasan terhadap keselamatan pengguna getek dan kewajaran harga bagi kendaraan roda dua dan penumpang. Untuk itu, diperlukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Pulang Pisau, Kecamatan Kahayan Tengah dengan Koordinator Getek setempat.

Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XVI akan mendukung berupa pemasangan spanduk, peminjaman water barrier, peminjaman ring boy dan baju pelampung (mendukung keselamatan bagi pengguna Getek).

Keputusan lain yang diambil dalam rapat tersebut yakni Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Kalteng akan segera menutup lubang jalan yang ada dengan kerikil.

Sementara Tim Dinas Perhubungan, BPTD Wilayah XVI, BPJN dan Kepolisian juga akan menginventarisir lubang/kerusakan untuk memasang tanda-tanda jalan yang dapat dilewati.

Rapat yang bertempat di Aula Dinas Perhubungan Provinsi Kalteng, turut dihadiri Dirlantas Polda Kalteng, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalteng, Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kalteng, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kalteng, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Provinsi Kalteng dan Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XVI Provinsi Kalteng. (Sumber: MMC Kalteng)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00