Mabuk Sambil Minta Sumbangan, Tiga Remaja dari Pesantren Diamankan

KBRN, Palangka Raya : Tiga remaja diduga dari salah satu pondok pesantren di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng) diamankan oleh pihak kepolisian, lantaran mabuk minuman keras (miras) sambil meminta-minta sumbangan di pinggir jalan. Dari tangan M, D dan E tersebut, polisi juga mengamankan arak merah di dalam botol plastik. 

Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Ketapang, AKP Samsul Bahri, Rabu (4/8/21). Dirinya sangat menyayangkan aksi dari ketiganya yang sangat merugikan, baik diri sendiri dan masyarakat luas. Dijelaskan Kapolsek, berdasarkan keterangan mereka, memungut sumbangan untuk pembangunan pondok pesantren dan mendapatkan upah sebanyak 30 persen dari pendapatan per harinya. 

"Berdasarkan keterangan ketiganya, memang benar diperintahkan untuk memungut sumbangan. Mereka minum, mabuk dan ini sudah tidak baik bagi kami. Makanya kami amankan serta kroscek ke pondok pesantren ternyata benar diperintahkan untuk meminta sumbangan namun dari pondok pesantren ini tidak mengetahui kelakuan ketiganya seperti itu. Kemudian mereka mendapat upah 30 persen dari pendapatan perharinya," ungkap AKP Samsul Bahri. 

Pihaknya ditambahkan Kapolsek, masih menyelidiki terkait uang yang digunakan untuk membeli minuman keras tersebut, apakah dari hasil sumbangan masyarakat atau dari sumber yang lain. Sejauh ini pihak kepolisian tidak melakukan penahanan, ketiga remaja tersebut diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00