Bantuan Paket Sembako Disalurkan Kepada Warga Terdampak Kebakaran Di Tumbang Rungan Palangka Raya

KBRN, Palangka Raya : Pasca kebakaran yang melanda permukiman padat penduduk Kelurahan Tumbang Rungan, Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya, bantuan sosial terus mengalir baik dari pemerintah dan relawan, terbaru Walikota Palangka Raya Fairid Nafarin akan menyerahkan secara simbolis bantuan sembako.

Ketua Taruna Tanggap Bencana Kota Palangka Raya Hilmi Zulkarnaen mengatakan, bantuan yang disalurkan oleh Pemerintah Daerah, berupa kebutuhan sembilan bahan pokok,  antara lain beras, minyak, goreng, sarden dan mie instant, kebutuhan tersebut di suplay selama 3 hari, sesuai dengan prosedur penanganan kebencanaan.

Hilmi menambahkan, langkah penanganan bagi korban terdampak kebakaran, taganan melakukan pendampingan terhadap apa apa yang dikeluhkan warga, semula Dinas Sosial ingin mendirikan tenda pengungsian dan dapur umum, namun sebagian besar korban memilih tinggal bersama keluarga terdekat.

"Berdasarkan data yang dihimpun petugas di lapangan, jumlah Kepala Keluarga yang terdampak kebakaran sebanyak 35 KK, dengan rincian 135 Jiwa, untuk bangunan rumah yang hangus terbakar sebanyak 31 rumah dan 2 bangunan sarang walet. Menurut rencana rumah yang ludes terbakar akan dibangun Pemerintah Kota Palangka Raya, dengan syarat, rumah sudah memiliki dokumen surat menyurat resmi," Kata HIlmi. Rabu (4/8/21)

Di tempat terpisah, Lurah Tumbang Rungan Eko Heryanto menghimbau masyarakat yang terdampak kebakaran, sabar dan tabah dalam menghadapi ujian di tengah wabah covid 19 saat ini, semua yang terjadi hendaknya diiklaskan, tidak perlu diratapi berlebihan, sembari dijadikan pelajaran, bahwa saat ada masalah, tidak boleh melakukan perbuatan konyol yang akhirnya dapat merugikan diri sendiri dan orang banyak.

"Warga yang diduga membakar rumah, akibat cek cok dengan istrinya sendiri, sudah diamankan pihak kepolisian, guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan penetapan status dari pelaku, dari peristiwa tersebut kerugian ditaksir mencapai 2 miliar rupiah," tukasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00