Siloam Hospital Palangka Raya, Dukung Percepatan Vaksinasi Massal, Efektif Menghindari Resiko Berat Terpapar Covid 19.

KBRN, Palangka Raya : Untuk memutus rantai covid 19, masyarakat diharapkan mendukung program yang dicanangkan pemerintah pusat, salah satunya mengikuti Vaksinasi massal, dan menurut rencana pemerintah pusat akan melaksanakan vaksinasi khusus untuk kalangan pelajar, sebab dengan melaksanakan vaksin, minimal tidak memperberat resiko penyakit yang ditimbulkan dari covid 19.  

Salah Satu Tenaga Medis di Rumah Sakit Siloam Palangka Raya, DR. Agustina, DPPS, Sp.A., mengatakan, vaksinasi masih menjadi salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan oleh para orangtua, untuk menghindari paparan Covid-19 pada anak anak, pertanyaannya, apakah vaksin Covid-19 juga tersedia untuk anak-anak, berdasarkan uji klinis Covid-19 masih dibatasi umur 18-59 tahun, yang merupakan kelompok usia terbanyak yang terpapar Covid-19.

“Pengembangan vaksin untuk anak-anak masih direncanakan, rekomendasi terbaru untuk vaksin COVID-19 saat ini bisa diberikan pada anak mulai usia 12-18 tahun, karena sudah masuk kriteria penerima vaksin,” Kata Dokter senior di Rumah Sakit Siloam Palangka Raya. Sabtu (31/7/2)

Ia menghimbau kepada seluruh orang tua, agar anak aman dari Covid-19, maka perlu mengenali gejala pada anak, segera bawa ke faskes untuk mendapatkan diagnosa dan perawatan yang tepat, jangan membawa bayi dan anak keluar rumah. Serta berikan asupan gizi yang seimbang untuk mendukung daya tahan tubuh si kecil.

Sementara itu, berdasarkan data dari IDAI 1 dari 8 kasus Covid-19 adalah anak-anak dengan 3-5% diantaranya meninggal dunia dan 50%nya kasus meninggal adalah balita.

Adapun Data yang didapat dari Kemenkes dan WHO, pada 20 Juni 2021 yang terkonfirmasi positif sebanyak 12,5% dari kasus positif Nasional, dengan 1,8% meninggal dari total kematian Nasional. Sementara WHO menyebutkan secara global terkonfirmasi positif 13,3% dari kasus positif global dengan 0,3% meninggal dari total kematian global.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00