Petugas Kebersihan Imbau Pengguna Jalan, Tidak Ngebut dan Buang Sampah Sembarangan

KBRN, Palangka Raya : Kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan dinilai masih kurang, sehingga hal ini berdampak pada kegagalan pemko palangka raya meraih adipura.

Salah satu Petugas Kebersihan Siti Mukaramah mengatakan, perlu ada kerjasama dari masyarakat dalam menjaga kebersihan, minimal di perkotaan, masyarakat diimbau tidak membuang sampah sembarang tempat, karena berdasarkan pengalaman, pengguna roda empat seringkali belum sadar dalam mengelola sampah.

“Kami tidak minta dihargai, tapi kami minta kepada yang punya mobil, tolong sampahnya ditaruh di kantong plastik, kemudian di buang ke tempat sampah, jangan dibuang di pinggir jalan,” kesal Mukarramah kepada RRI. Kamis (29/7/21)

Masih kata Mukaramah, petugas kebersihan masing masing mendapatkan jatah membersihkan sampah di pinggir jalan, sepanjang 400 meter dan area taman 200 meter, mulai pukul 06.00 sampai dengan 09.00 pagi. Dengan resiko cukup tinggi terkadang lanjut Siti, petugas seringkali ditabrak pengguna jalan yang terburu buru berangkat ke kantor. Oleh sebab petugas kebersihan penyapu jalan menghimbau kepada pengguna jalan, kalau tidak ingin telat berangkat ke kantor, masyarakat disarankan lebih pagi berangkatnya.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya Ahmad Zaini turut prihatin, dengan rendahnya kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah, sebenarnya volume sampah yang mencapai 1000 kilo perhari dapat dikurangi, caranya sebelum sampah dibuang ke tempat pembuangan sementara, dapat dipilah, sehingg dapat dijadikan nilai ekonomis.

"Upaya lain yang dilakukan, kami membuat aplikasi digital bank sampah, sehingga selama masa pandemic covid 19, masyarakat dapat mengumpulkan sampah kering dan basah, selanjutnya dijual ke bank sampah sesuai nilai yang sudah ditentukan aplikasi," tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00