Diupah Rp500 Ribu, Tiga Pembakar Lahan Ditetapkan Tersangka

KBRN, Palangka Raya : Tiga pria yang diamankan dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla), resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak Polresta Palangka Raya. Ketiganya AM (30) dan AS (29) warga Kabupaten Pulang Pisau dan BY (38) warga Kota Palangka Raya.

Menurut Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri, Rabu (28/7/21), penetapan ketiganya berdasarkan hasil penyelidikan di lokasi kejadian yakni Kelurahan Kalampangan, Kecamatan Sabangau.

Awalnya para tersangka mendapatkan upah sebesar Rp500 ribu per hektare dari pemilik bernama Agus untuk membersihkan lahan seluas sekitar 6 hektare dengan menggunakan mesin potong. Namun setelah pembersihan, ketiganya malah melakukan aksi pembakaran seluas sekitar setengah hektare lebih.

"Kejadian tepatnya di Desa Taruna Jaya berbatasan dengan Kabupaten Pulang Pisau. Setelah itu pada tanggal 27 Juli, kami bersama pihak Polsek Sabangau mendatangi TKP dan kita amankan para tersangka ini," pungkasnya. 

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga pria tersebut dijerat dengan pasal 187 KUH-Pidana dengan ancaman 12 tahun penjara. Sedangkan barang bukti yang berhasil diamankan, satu korek api gas dan arang sisa dari pembakaran.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00