Refocusing Anggaran, Jalan di Kawasan Food Estate Kapuas Terus Lanjut

KBRN, Palangka Raya: Pelaksanaan pembangunan di lokasi food estate yang merupakan Proyek Strategis Nasional sedikit melambat dengan adanya pandemi Covid-19.

Namun Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan  Tengah, Shalahudin, mengatakan pekerjaan pembangunan jalan menuju lokasi Food Estate masih terus berlanjut.

“Jadi saat ini dengan adanya food estate, walaupun terus terang ada beberapa kegiatan yang memang ditunda karena Covid-19, tapi alhamdulilah untuk kegiatan infrastruktur pendukung ya untuk kegiatan jalan, baik jalan yang simpang Tahai sampai Belanti Siam, maupun yang dari Bundaran Kapuas, kemudian ke Kapuas, Palingkau, Dadahup sampai dengan A5, B4 itu sampai dengan Dadahup itu alhamdulilah dilanjut akan diselesaikan,” ujarnya, Senin (26/7/2021).

Kepala Dinas PUPR Kalteng menambahkan beberapa kegiatan pembangunan irigasi ditunda karena saat ini pemerintah sedang fokus menangani Covid-19.

Sementara itu, pembangunan food estate yang dimulai tahun lalu juga berlangsung di Kabupaten Gunung Mas.

Pemerintah pusat melalui Kementerian Pertahanan mengembangkan komoditi singkong yang sudah dimulai penanamannya di Desa Tewai Baru Kecamatan Sepang.

Bupati Gunung Mas, Jaya S. Monong, mengatakan pengerjaan proyek food estate khususnya pengembangan komoditi singkong ini sedikit terhambat karena dana harus difokuskan untuk penanganan Covid-19.

"Memang tahun ini saya ada konfirmasi kenapa agak lambat, dijelaskan bahwa anggaran tersedot untuk penanganan Covid-19. Apakah di anggaran perubahan akan dilanjutkan," tuturnya.

Bupati Jaya S. Monong mengatakan untuk Tahun Anggaran 2022 sudah dialokasikan kembali anggaran proyek strategis nasional food estate di Kabupaten Gunung Mas.

Menurut Bupati Jaya S. Monong, di tengah kondisi pandemi Covid-19 saat ini kemandirian pangan sangat mutlak diperlukan untuk memastikan ketahanan pangan di daerah. Untuk itu, Pemkab Gunung Mas juga tetap memprioritaskan program Smart Agro dengan menggunakan dana APBD.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00