Depo Sampah Solusi Atasi Kebiasaan Buruk Masyarakat

KBRN, Palangka Raya : Untuk mengatasi tumpukan sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir, Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya berencana membangun depo sampah di perumahan padat penduduk diantaranya kecipir dan Komplek Perumahan Bumi Palangka III.

Kabid Pengelolaan Sampah Dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun Dinas Lingkungan Hidup Palangka Raya Teguh Jaya Permana menjelaskan, tujuan Pemko  Palangka Raya membangun depo sebagai pengganti tempat pembuangan sampah sementara yang banyak dibongkar.

"Keberadaan depo lebih ramah lingkungan tidak menimbulkan bau, karena ada petugas yang secara langsung mengawasi dan mengelola limbah sampah menjadi nilai ekonomis, sehingga lebih mendatangkan manfaat untuk masyarakat," Kata Teguh kepada RRI Rabu (23/6/21)

Teguh menambahkan, pembangunan depo di 5 Kecamatan, dilakukan secara bertahap, untuk tahun 2021 pihaknya siap merealisasikan di dua Kecamatan yakni Jekan Raya dan Pahandut karena dua wilayah tersebut selama ini dikenal penduduknya sangat besar dan belum maksimal dalam pegelolaan sampah.

Di tempat terpisah, menanggapi pembangunan depo di perumahan padat penduduk, Ahmad Tirmiji menyambut baik, mengingat selama ini, masyarakat mengeluhkan jauhnya lokasi pembuangan sampah, meskipun ada jasa pemungut sampah tetapi tidak semua warga mampu membayar iuran yang dipatok berkisar antara Rp 30 hingga 40 ribu.

"Kami  berharap, keberadaan depo benar benar dimanfaatkan dan membantu masyarakat mengatasi permasalahan sampah, apalagi sistem pembuangannya sudah diatur jam buka dan tutup, sehingga mengharuskan masyarakat disiplin," tukasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00