UPR Uji Coba Lahan Bergambut untuk Lahan Ekstensifikasi Food Estate

KBRN, Palangka Raya: Universitas Palangka Raya menguji coba lahan bergambut di kawasan kampus untuk mencari desain pertanian yang tepat bagi lahan food estate.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Universitas Palangka Raya (UPR), Sulmin Gumiri, mengatakan pihaknya mengkaji bagaimana income petani yang akan mengelola lahan pertanian di lahan bergambut khususnya yang baru pembukaan lahan.

Menurutnya uji coba di lahan terpadu UPR yang hanya sekitar 500 meter dari gedung rektorat tersebut juga melibatkan 10 mahasiswa magang dari berbagai fakultas setiap 2 bulan.

Tujuan lain dari pelibatan mahasiswa magang dalam proyek uji coba adalah agar anak-anak muda mencintai dunia pertanian dan memiliki paradigma baru tentang pertanian. Sebab UPR diberi tugas untuk mengawal dan mendampingi food estate dari segi peningkatan kapasitas SDM.

 “Dari awal 2 bulan setelah lahan ini dibuka, program ekstensifikasi seperti apa income petani kalau lahan ini baru dibuka itu yang kami ujicoba dan kita kaji betul di sini. 3 bulan pertama dari hasil ujicoba Petani sdh memiliki income dari bertani hortikultura, perikanan dan peternakan. Kalau sawah kita memang perlu waktu kendala pematangan lahan,” ujarnya saat Rapat Koordinasi Food Estate Kalteng, Rabu (16/6/20210).

Sulmin Gumiri menambahkan selama satu setengah tahun ini sudah dua kali dilakukan uji coba menebar benih padi. Baru memasuki tahun kedua tanaman padi mulai adaptif dan mau berbuah. Namun hasilnya belum seperti yang diharapkan sebab menurut Wakil Rektor UPR untuk tanaman padi memerlukan waktu. (foto: menLHK)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00