ASN Yang Nekat Mudik Akan Dapatkan Sanksi PP 53 2010

KBRN,Palangka Raya : Dalam  PP 53 Tahun 2010 telah mengatur kediisiplinan  Pegawai Negeri Sipil terkait kesanggupan Pegawai Negeri Sipil untuk menaati kewajiban dan menghindari larangan yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan dan/atau peraturan kedinasan yang apabila tidak ditaati atau dilanggar dijatuhi hukuman disiplin. Hal ini juga berlaku saat sidak dadakan di sejumlah Dinas maupun Instansi terkait juga .Kecamatan hingga Puskesmas dari jam 08.00 Wib-selesai.

Inspektorat Kota Palangka Raya Eldy kepada RRI Senin (17/05/2021) menyampaikan sidak ASN yang dilakukan Walikota,Wakilwalikota dan Sekda Kota di setiap Dinas maupun Instansi terkait juga Kecamatan hingga Puskesmas di lingkungan Pemko dilaksanakan selama 2 hari 17-18 mei 2021 untuk melihat kepatuhan dan kedisiplinan ASN di hari pertama awal masuk kerja apabila ada yang membolos atau melanggar aturan cuti bersama idul fitri sesuai aturan Pemerintah Kota maka akan dikenakan sanksi,”kita harapkan evaluasi Pemko terhadap ketaatan dan kepatuhan ASN diawal; masuk kerja dapat baik.”jelas Eldy .

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan -BKPP Kota Palangka Raya, Sabirin Muhtar  menyampaikan di lingkungannya semua ASN tidak ada yang mudik dan semua pegawai di lingkungan BKPP Kota telah aktif bekerja dan tidak ada yang membolos.,”saya minta aturan Pemerintah jangan diabaikan demi kesehatan kita bersama dari paparan covid-19,apalagi saat ini telah masuk varian baru dari india,hal ini harus diwaspadai.”jelas Sabirin Muhtar

Sabirin Muchtar menyampaikan dimasa pandemi covid-19 ini diharapkan jangan menyalahi aturan yang telah dibuat Pemerintah Daerah taati dan patuhi aturan protokol kesehatan covid-19 dalam rangka mencegah penularan covid-19 yang saat ini telah masuk ke Kalteng 1617 dari India telah juga varian baru covid-19 lainnya B 117 dari Inggris,B1617 dan B 1351 dari Afrika Selatan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00