Bikin Konten Youtube Saat Ramadhan, Perlu Ada Kesepakatan Aturan

KBRN, Palangka Raya : Harus diakui media sosial memiliki kekuatan tersendiri yang mampu menyihir dan menghipnotis penontonnya. Konten-konten hiburan, edukasi, traveling, hingga sejarah di kanal seperti YouTube tidak sedikit mampu mempengaruhi cara berpikir dan pandangan terhadap suatu hal. Khususnya di bulan puasa ini, content creator memiliki tugas dan tanggung jawab besar mendidik penonton mendalami nilai dan prinsip spiritual dan kerohanian Islam.

Seorang akademisi dan pengamat media Kota Palangk Raya, Sidik M. Usop, kepada RRI mengungkap konten yang kini beredar di media sosial seperti YouTube dan sebagainya merupakan salah satu bagian dari dinamika dan realitas faktual masa kini.

“ Terutama di bulan puasa ini harusnya ada aturan atau kaidah yang disepakati  agar content creator tetap berjalan dalam relnya. Jangan sampai dibiarkan bebas hingga tidak memberi manfaat sama sekali bagi warga net”, jelasnya,Kamis (22/04/2021) .

Paparan dan tayangan media sosial ini apapun bentuknya tidak akan bisa dihindari oleh para pembaca atau penontonnya. Hanya saja kini menjadi tugas bagi tokoh pendidikan, tokoh agama, tokoh masyarakat hingga pemerintah untuk mendampingi dan memberi arahan kepada generasi muda untuk bisa memfilter dan mamilih tayangan yang bermanfaat. Sehingga nantinya timbul kesadaran diri masyarakat untuk mementingkan tayangan yang positif dan konstruktif. Selain itu arahan dan pedampingan ini akan menciptakan kontrol sosial yang kuat untuk memicu content creator menyajikan tayangan yang berisi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00