Pelayanan BRI Khusus di ATM Menurun

KBRN, Palangka Raya : Warga masyarakat kota Palangka Raya mengeluhkan pelayanan Bank Rakyat Indonesia BRI Palangka Raya khususnya pada pelayanan di ATM, dimana rata-rata ATM milik BRI sering tidak ada kertas struk untuk bukti transaksi, terkadang ATM rusak bahkan pengurangan ATM juga dilakukan oleh pihak BRI. 

Padahal ATM ini sangat membantu jika ada yang ingin bertransaksi dengan cepat dan menurut survei BRI memiliki nasabah paling banyak, sehingga perlu pelayanan terbaik dilakukan BRI.

Seperti yang dialami pegawai RRI Palangka Raya, yang juga salah satu nasabah BRI kota Palangka Raya, Yunegis menceritakan pengalamannya saat bertransaksi di ATM BRI, dirinya pernah mengambil uang di ATM BRI, uang ada, namun kertas struknya tidak ada atau habis, ini sering terjadi, bahkan pernah uang didalam ATM kosong.

"Selain itu juga pernah menemui ATM BRI rusak bahkan kartu ATMnya pernah tertelan, sehingga kejadian itu dilaporkan kepihak BRI agar ditindaklanjuti untuk meminta diganti Kartu ATM baru,"tuturnya.

Menanggapi keluhan warga tersebut, Pimpinana Cabang BRI kota Palangka Raya, SETYO AGUNG YULIANTO PINCA, Rabu (21/04/21) mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti keluhan warga yang juga sebagai nasabahnya. 

"soal kertas struk, ini sudah diserahkan kepada pihak ketiga untuk menanganinya, namun jika ini dikeluhkan nasabah, akan ditangani segera untuk tidak terulang kembali, kemudian masalah ATM rusak, hal ini juga akan segera ditangani oleh tehnisi BRI.

Lebih lanjut dijelaskan terkait pengurangan ATM, dia tepis itu bukan pengurangan melainkan dipindahkan ketempat yang banyak nasabahnya atau nasabah yang jauh biar terjangkau, BRI sejauh ini memiliki 30 ATM tersebar di kota Palangka Raya. 

"Saya sangat berterimakasih kepada nasabah yang mau melapor untuk kebaikan pelayanan BRI, kita selalu terbuka untuk menerima laporan demi kebaikan pelayanan,"ucapnya.

Nasabah berharap pelayanan BRI khususnyadi ATM dapat segera diperbaiki , karena hal ini sangat penting untuk memudahkan nasabahnya untuk bertransaksi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00