Pengamat Hukum Bingung Vonis Bebas Terdakwa Korupsi Sumur Bor Karhutla

KBRN, Palangka Raya : Pengamat Hukum yang juga Pengacara di Kalimantan Tengah, Parlin Hutabarat ikut menanggapi vonis bebas terhadap salah satu terdakwa dugaan korupsi pengadaan ratusan sumur bor kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalteng.

Kepada RRI, Rabu (21/4/21), pengacara senior ini mengaku bingung dengan putusan hakim tersebut karena menurutnya di dalam fakta persidangan, terjadi dugaan permufakatan atau bersama-sama dengan terdakwa lain yang lebih dahulu divonis bersalah, melakukan perbuatan melawan hukum. Meski demikian, dirinya masih belum mempelajari secara utuh poin dari salinan putusan dari majelis hakim, sehingga tidak bisa terlalu jauh menanggapi vonis bebas tersebut.

"Kita tidak tahu apa yang membuat majelis hakim menyatakan terdakwa ini tidak terbukti melakukan tindak pidana korupsi. Tapi inikan awalnya dikenakan tindakan bersama-sama dengan Arianto. Artinya ada dua peristiwa berbeda, satu dinyatakan bersalah dan satu lagi bebas. Padahal perkara hukumnya sama. Nah ini bisa menjadi modal jaksa penuntut umum untuk mengajukan kasasi," ungkapnya.

Seperti diketahui sebelumnya, terdakwa lain yakni Mohammad Seman telah lebih dahulu mendapat vonis 2 tahun penjara dan denda Rp50 juta subsidair 3 bulan kurungan dari Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Palangka Raya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00