Sampah Dapat Jadi Nilai Ekonomis Bila Di Pilah Dari Rumah

KBRN, Palangka Raya : Petugas jasa pemungut sampah berbayar dengan menggunakan gerobak di perumahan padat penduduk Zamsari Imran berharap, pemerintah dapat memperhatikan kesejahteraan dan kembali menggulirkan bantuan sepeda motor roda tiga ke tiap RT, pasalnya keberadaan mereka termasuk bagian dari menjaga kebersihan di dalam kota.

"Sejak TPS banyak dibongkar oleh pemerintah, otomatis warga beralih kepada petugas pungut sampah berbayar, namun antara volume sampah dan petugas seringkali tidak berimbang, dampaknya masih ditemukan warga membuang di sembarang tempat," kata Imran kepada RRI Rabu (14/4/21)

Sementara itu di tempat terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya Achmad Zaini tak henti mengajak masyarakat, dapat menjadikan sampah bernilai ekonomis, caranya masyarakat sudah memilah dari rumah, mana sampah kering dan sampah basah, khusus sampah kering dapat dijual ke bank sampah, selama konsisten, maka akan menjadi nilai tambah dan tabungan bagi masyarakat yang terus meningkat jumlahnya.

"Di masa pandemi covid saat ini, Dinas Lingkungan Hidup memiliki terobosan baru, yakni membuat aplikasi bank sampah digital, nantinya masyarakat cukup menginstal lewat hp android, selanjutnya bisa menjual sampah kering yang dikumpulkan dari rumah secara online, hasil penjualan, uangnya langsung masuk ke rekening. Untuk itu pentingnya saat ini menggerakkan kesadaran masyarakat, bahwa melalui pilah sampah dari rumah, dapat menjadi nilai ekonomis," tukasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00