Pengurusan Adminduk Jangan Hanya Saat "Butuh"

KBRN, Padang : Masyarakat Kota Padang diminta segera melakukan pengurusan administrasi kependudukan (Adminduk) bagi yang belum memiliki berbagai dokumen kependudukan. Diharapkan pengurusan pembuatan adminduk tidak hanya saat ada keperluan mendesak.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Padang Teddy Antonius mengungkapkan, hingga saat ini fakta di lapangan pengurusan adminduk dilakukan masyarakat masih di saat dibutuhkan. Padahal, pengurusan adminduk sudah harus dilakukan sejak jauh-jauh hari. Misalnya pengurusan akte kelahiran anak, kartu identitas anak sudah dapat dilakukan setelah anak dilahirkan. Begitu juga pengurusan kartu tanda penduduk elektronik sudah dapat dilakukan sejak berusia 17 tahun.

"Kalau butuh adminduk baru diurus padahal jauh-jauh hari sebelumnya sudah bisa mengurus. Contohnya saja baru mengurus akte dan KIA saat anak mau masuk sekolah. Begitu juga mengurus KTP kalau ada keperluan mendesak seperti mendaftar pekerjaan, dan mendapatkan bantuan," katanya saat dihubungi RRI di Padang, Kamis (26/5/2022)

Menurut Teddy, setiap masyarakat harus mempunyai dokumen kependudukan. Hal ini sangat penting serta banyak manfaat yang didapatkan apabila mempunyai dokumen kependudukan.

Teddy Antonius mengatakan, kebiasaan mengurus dokumen kependudukan saat dibutuhkan harus diubah. Pengurusan harus dilakukan tepat waktu sesuai dengan jadwal yang sudah semestinya. Hal ini bertujuan agar masyarakat tidak perlu lagi dipusingkan saat membutuhkan dokumen kependudukan dalam pengurusan segala sesuatu. Contohnya saja dalam pengurusan bantuan sosial dari pemerintah, untuk mencari pekerjaan dan tidak akan lama lagi diadakan pesta demokrasi Pemilu serentak pada tahun 2024 yang membutuhkan KTP-el sebagai salah satu syarat dalam memilih.

"Pengurusan adminduk dapat dilakukan di kantor camat, secara online maupun di kantor Disdukcapil Kota Padang," ujarnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar