Kasus Korupsi Dana Pokir DPRD Padang, IM Akan Penuhi Penggilan Polisi

KBRN, Padang : Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Dedy Adriansyah mengatakan, setelah berhalangan hadir karena urusan kedewanan di luar Kota Padang pada beberapa hari lalu, tersangka IM kali ini akan bersedia menemui penyidik pada 27 Mei nanti.

Dedy menyebut, berdasarkan hasil penyelidikan polisi, dugaan korupsi dana pokir DPRD Padang dilakukan dengan melakukan pemotongan jumlah uang bansos yang diterima masyarakat. Dari saksi-saksi yang diperiksa, diketahui ada pemotongan bervariasi sekitar ratusan ribu rupiah dengan maksimal 500 ribu rupiah dari total yang seharusnya diterima satu juta lima ratus ribu rupiah.

“Sementara, teknis penyaluran dan pemotongan dilakukan oleh tim, tersangka IM dengan alasan diserahkan kepada masyarakat yang belum menerima. Lewat pengacaranya beliau bersedia datang pada jumat esok,” ucap Dedy (Rabu, 25/5/2022).

Dedy Adriansyah mengatakan, jika terbukti bersalah, tersangka IM akan dijerat dengan pasal 12 huruf e junto pasal 8 undang-undang nomor 31 tahun 1999 yang dirubah dengan undang nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar