Maksimalkan Pencapaian RPJMD, Kepala OPD Harus Miliki Kompetensi

KBRN, Padang : Pengisi kursi jabatan eselon II atau kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Kota Padang diharapkan, sesuai dengan kompetensi dan keahlian yang dimiliki.

Pengamat Politik dari Universitas Andalas Kota Padang Asrinaldi mengatakan, tujuh jabatan kepala OPD yang masih kosong di Pemerintahan Kota Padang hingga saat ini diharapkan dapat diisi oleh ASN yang memiliki kompetensi. Hal dimaksud sangat penting dilakukan, agar nantinya rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) yang telah disusun dapat terlaksana.

"Sebagai warga Kota Padang saya sedih dengan kondisi di jajaran Pemerintahan Kota Padang. Tidak ada wakil wali kota, sekda hanya Pj, dan kepala OPD banyak tidak sesuai dengan keahlian yang dimiliki," katanya kepada RRI di Padang, Jumat (20/1/2022).

Asrinaldi menyampaikan, banyak kepala OPD di Pemerintah Kota Padang tidak ditempatkan sesuai dengan keahlian dan kompetensi yang dimiliki. Akibatnya, program kerja yang dilakukan tidak berjalan maksimal.

"Pastinya program kerja dan apa yang ada di RPJMD tidak akan maksimal kalau kepala OPDnya tidak tepat," ujarnya.

Asrinaldi berharap agar wali kota Padang tidak mengedepankan masalah politis dalam menempatkan kepala OPD.

"ASN ini jabatan karir bukan jabatan politik," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Padang Hendri Septa mengungkapkan, tujuh kepala OPD yang masih kosong yakni DPRKP, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Dinas Sosial, Disdukcapil, Dinas Pariwisata serta Dinas Koperasi dan UKM pendaftaran seleksi terbukanya telah ditutup hari ini.

"Kita harapkan banyak yang mendaftar terutama yang muda-muda," ujarnya.

Hendri Septa menambahkan, hasil seleksi administrasi akan diumumkan pada 25 Januari mendatang  Kemudian dilanjutkan pada uji kompetensi, penelusuran rekam jejak, dan penilaian hasil tes akhir pada 19 Februari serta dilanjutkan dengan pengumuman tiga peserta terbaik pada 22 Februari mendatang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar