Tugu Apeksi Padang Menjadi Monumen Sejarah

Tugu Apeksi Kota Padang.jpeg

KBRN, Padang: Tugu Asosiasi Pemerintah Kota se Indonesia (Apeksi) di Kota Padang diresmikan, Senin malam (8/8/2022), diiringi letupan kembang api di udara. Prasastinya ditandatanggani Ketua Dewan Pengurus Apeksi Bima Arya, dan Wali Kota Padang Hendri Septa. Tugu ini menjadi satu-satunya monumen Apeksi di Indonesia. Berada di komplek Balai Kota Padang, Aie Pacah, Kecamatan Koto Tangah, rugu ini dikelilingi taman yang disediakan sebagai pusat kegiatan publik.

Menyikapi hal itu, Kepala Perwakilan Ombudsman Sumatera Barat mengapresiasi pembangunan monumen sekaligus menjadi fasilitas bagi publik. Harapannya, ke depan juga harus dilengkapi dengan fasilitas layanan publik lainnya, seperti tempat pengaduan layanan ataupun pusat informasi.

“Kalau sudah difungsikan, sebaiknya tidak hanya menjadi tempat kumpul masyarakat saja, tapi juga harus ada layanan rutin di lokasi itu, seperti informasi dan sosialisai,” harapnya melalui RRI Padang, Selasa (9/8/2022).

Proses pembangunan tugu terbilang sangat cepat. Pemerintah Kota Padang hanya membutuhkan waktu tiga bulan untuk membangun tugu ini. Dengan desain melambangkan persatuan seluruh pemerintah kota se Indonesia, monumen ini juga dilengkapi dengan lampu berwarna-warni, sehingga terlihat terang ketika malam. Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Padang, Raf Indria mengungkapkan, tugu ini dibangun dengan anggaran 500 juta rupiah.

“Akhirnya selesai tepat waktu, walaupun dikerjakan mendadak. Setelah peresmian, kawasan taman di tugu ini bisa langsung digunakan masyarakat untuk berkumpul atau berolahraga karena dilengkapi dengan lintasan jogging,” ucapnya.

Pada Tugu Apeksi di Kota Padang terdapat 15 sayap yang mengelilingi tugu, yang menggambarkan usia Rakernas Apeksi ke 15. Kemudian tugu ini juga memiliki empat sisi yang menandakan empat pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Lalu nama seluruh wali kota di Indonesia saat ini, juga diabadikan di tugu tersebut.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar