Ketua FJPI Sumbar : Sumatera Barat Sebagai Pusat Jurnalistik Indonesia

KBRN, Padang Sumatera Barat memiliki potensi besar untuk menjadi pusat jurnalistik Indonesia. Daerah ini banyak melahirkan tokoh jurnalis yang namanya sudah melegenda salah satunya  Roehana Koeddoes.

Hal itu ditutarakan Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik Provinsi Sumatera Barat,  Jasman Rizal  saat bincang-bincang dengan Forum Jurnalis Perempuan Indonesia  - FJPI  Sumatera Barat, Senin, (24/1/2022)

Bukan hal berlebihan jika sekiranya ada keinginan  untuk merintis kembali kebangkitan jurnalis perempuan  di Minangkabau yang diawali dengan pemberian penghargaan jurnalistik berlabelkan Roehana Koeddoes untuk karya-karya jurnalistik yang menginspirasi.

Pemberian penghargaan jurnalistik untuk jurnalis perempuan sebagaimana ditegaskan Jasman Rizal bukan bermaksud  membedakan lelaki dengan perempuan.  Penghargaan jurnalistik berlabelkan Roehana Koeddoes adalah anugerah  yang diberikan kepada kaum perempuan dengan porsi yang memang diistimewakan.

“ Hal itu  tantangan bagi FJPI Sumatera Barat untuk membangkitkan kembali semangat dan perjuangan dari sosok perempuan Minang yang kini sudah ditetapkan sebagai pahlawamn nasional,” ujar Jasman.

Hal senada diungkapkan Ketua FJPI  Sumatera Barat, Nita Indrawati.  Menurutnya, cita-cita mulia itu menjadi bagian dari proyeksi yang sepenuhnya memotivasi FJPI Sumatera Barat untuk lebih fokus pada perkembangan dunia  jurnalistik di Ranah Minang.

Kepada RRI  Nita Indrawati menuturkan,  harapannya untuk menggelar kompetisi jurnalistik Roehana Koeddoes dengan jangkauan peserta yang lebih luas. Sebelumnya FJPI Sumatera Barat tahun 2018  pernah menggelar kompetisi dengan skala regional.

“ Saya berharap ada kelanjutan kompetisi dengan peserta merangkul insan pers di seluruh Indonesia,” ungkapnya kepada RRI.

Roehana Koeddoes merupakan tokoh jurnalistik perempuan pertama di Indonesia dan sudah sepatutnya semangat dan perjuangan dari  sang tokoh  dapat menginspirasi kaum muda Indonesia untuk tidak pernah berhenti berkarya, menghasilkan tulisan-tulisan yang mengedukasi masyarakat dan senantiasa  perubahan yang lebih baik di berbagai lini kehidupan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar