POLRESTA PADANG MINTA PARTISIPASI MASYARAKAT CEGAH TAWURAN PELAJAR

Ilustrasi

KBRN, Padang: Seolah menjadi trend dikalangan remaja, tawuran antar pelajar mulai marak terjadi, tidak hanya di kota Padang yang menewaskan seorang siswa Sekolah Menengah Pertama, namun juga terjadi dibeberapa lainnya di Indonesi. . Mirisnya ini terjadi disaat kebijakan pemerintah untuk pembelajaran tatap muka, agar para siswa tidak ketinggalan pelajaran.

Kapolresta Padang, Kombes Pol Imran Amir, S,Ik, MH, melalui Kasubbag Humas Polresta Padang, Ipda Adha Tawar, SH mengatakan terkait  permasalahan tawuran pelajar yang terjadi disebabkan persoalan sepele dikalangan remaja. Menurutnya kedepan,  pihak kepolisian akan membina pelajar yang terlibat tawuran atau kumpul-kumpul tanpa kejelasan. Karena menurut pihaknya, hal ini akan memicu terjadinya keributan, dan pihaknya akan memberi sanksi tegas jika terbukti harus mendapatkan pembinaan dari pihak kepolisian.

“Agar masyarakat ikut berpartisipasi melalui call center 110, agar sebelum terjadi kita dapat mencegah, jika masyarakat melihat adanya keramaian yang tidak bermanfaat, agar pihak kepolisian dapat segera bertindak” ujar Adha.

Ditambahkan Adha, agar masyarakat ikut andil jika melihat ada pelajar-pelajar yang berkumpul melalui call centre 110, untuk mengantisipasi terjadinya tawuran atau semacamnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar