Pengabdian Warga Negara di Luar Tembok Penjara

KBRN, Padang : Meski berada di balik tembok penjara, warga binaan pemasyarakatan masih memiliki kesempatan untuk membantu masyarakat melalui program asimilasi terbatas. Hal itu diungkapkan Kepala Kanwil Kemenkum HAM Sumatera Barat, R. Andika Dwi Prasetya kepada RRI, Senin, (18/10/2021).

Dikatakan, program asimilasi terbatas melibatkan  warga binaan pemasyarakatan untuk berkontribusi langsungk kepada masyarakat dengan persyaratan yang telah ditetapkan negara, diantaranya telah menjalani setengah dari masa hukuman, memiliki keterampilan yang mendukung penyelenggaraan kegiatan dan asasment  sebelum mengikuti program asimilasi.  Selama kegiatan,  warga binaan  bersangkutan tetap mendapatkan pengawalan  ketat  dari petugas dan keikutsertaan  yang bersangkutan diharapkan dapat memberikan sumbangsih terhadap masyarakat melalui kegiatan yang berlangsung di luar tembok lapas.

" Ada pun kegiatan asimilasi terbatas yang belum lama ini diikuti 40 warga binaan pemasyarakatan salah satunya keikutsertaan dalam program TMMD 112 yang diselenggarakan Kodim Solok.  Sebanyak 40 warga binaan pemasyarakatan  dikerahkan untuk membantu penyelenggaraan kegiatan yang dijadwalkan tuntas dalam kurun waktu satu bulan," papar R. Andika Dwi Prasetya.

Hal senada diungkapkan Dandim 0309/Solok, Letkol Arm. Reno Triambodo.  Partisipasi aktif warga binaan  pemasyarakatan membantu satgas dalam pengerjaan berbagai saran prasarana yang dibutuhkan masyarakat  sangat besar artinya untuk percepatan program. 

" Dengan adanya program asimilasi terbatas itu, siapa pun mendapatkan kesempatan berbuat hal positif  untuk kepentingan  masyarakat, tanpa terkecuali mereka yang masih berstatus narapidana yang berada di balik tembok penjara," ujar Letkol Arm. Reno Triambodo. 

Intinya, negara  tetap memberikan kesempatan yang sama untuk warga negara  tetpa bisa berkarya dan hasilnya dapat dinikmati langsung oleh masyarakat yang  boleh dikatakan sejauh ini  belum tersentuh program pembangunan daerah///Sri Dani Melaporkan

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00