MUI Padang Beberkan Ciri Ajaran Sesat Menyimpangkan Islam

Ketua MUI Padang, Dr Japeri.jpg

KBRN, Padang: Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padang meminta umat muslim agar selalu peduli dan memantau perkembangan lingkungan sekitar, menyusul adanya potensi penyebaran aliran sesat yang menyimpangkan kebenaran Islam. Ketua MUI Kota Padang, Dr. Japeri mengatakan, beberapa waktu terakhir di provinsi Sumatera Barat (Sumbar) digemparkan adanya ajaran dan aliran sesat. Pada 2020 lalu di Kabupaten Solok, dan beberapa hari terakhir muncul aliran kepercayaan Pelindung Kehidupan yang diduga sesat dan meresahkan warga Kabupaten Solok Selatan.

Japeri mengungkapkan, di Padang pun juga sempat muncul bibit ajaran menyimpang atau sesat. Informasi dimaksud cepat disikapi dengan mendatangi yang bersangkutan untuk menghentikan penyebarannya.

“Ada sinyal sempalan aliran sesat di Kecamatan Padang Timur. Lalu kita sudah ke sana, kami beri nasehat pada jamaah dan gurunya. Ternyata yang mereka sebut guru itu tidak memiliki kedalaman dalam mempelajari agama,” ucapnya pada RRI di Padang, Senin (18/10/2021).

Dr. Japeri mengingatkan umat muslim untuk berhati-hati dalam menerima ajaran baru yang bisa menyesatkan. Umat harus mengenali ciri-ciri ajaran yang menyimpang dari Islam. Setidaknya ada 10 ciri yang bisa dikenali, di antaranya, mengingkari salah satu rukun iman dan rukun Islam. Meyakini dan mengikuti aqidah yang tidak sesuai syariat. Meyakini turunnya wahyu sesudah Alquran. Mengingkari kebenaran Alquran. Menafsirkan Alquran tanpa kaidah tafsir. Mengingkari kedudukan hadis nabi sebagai sumber ajaran Islam. Melecehkan dan merendahkan nabi dan rasul. Mengingkari nabi Muhammad sebagai utusan terakhir. Mengubah, menambah, atau mengurangi pokok ibadah. Mengkafirkan sesama muslim tanpa dalil syar’i.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00