Potensi Pengembangan Pariwisata melalui Hutan Mangrove

KBRN, Padang : Keberadaan hutan mangrove  yang ada di Desa Apar Kota Pariaman dimanfaatkan pemerintah daerah setempat secara maksimal. Keberadaan hutan mangrove tidak hanya sebagai tempat konservasi tanaman dan hewan, tetapi jauh dikembangkan menjadi destinasi wisata unggulan yang memiliki nilai edukasi.

"Banyak sekali manfaat keberadaan mangrove ini. Kami memilih memanfaatkannya secara maksimal," kataKepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman, Dwi Marhen Yono kepada RRI di Padang, Jumat (21/1/2022).

Dwi Marhen Yono mengungkapkan, pengembangan hutan manggrove tidak dapat dipungkiri membutuhkan waktu yang cukup lama dan panjang. Proses penanaman manggrove dimulai pada 2011 dan baru dapat dimanfaatkan pada Januari 2021 lalu sebagai tempat wisata.

"Memang tidak serta merta bisa langsung dijadikan tempat wisata. Setidaknya kami butuh waktu hampir 11 tahun lamanya menggembangkan hutan mangrove menjadi destinasi wisata," ujarnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman, Dwi Marhen Yono menyampaikan, keberadaan hutan manggrove sangat potensial dikembangkan menjadi objek wisata. Dulunya di awal-awal buka setiap hari paling banyak wisatawan yang datang ke hutan mangrove hanya 20 hingga 30 orang. Seiring berjalannya waktu, kini wisatawan setiap harinya dapat mencapai lebih kurang 200 orang.

Dwi Marhen Yono menambahkan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan tidak hanya sekedar menjual tiket masuk seharga Rp3 ribu dalam upaya pengembangan hutan mangrove sebagai destinasi wisata. Akan tetapi banyak paket wisata yang disediakan seperti edukasi berupa cara penanaman langsung bibit manggrove dengan membayar Rp25 ribu per batang. Upaya terkini yakni akan mengolah tanaman mangrove menjadi makanan dan minuman yang bernilai ekonomis.

"Kita tinggal menunggu izin P IRT untuk pengolahan makanan dan minuman ini. Kalau sudah ada artinya wisata hutan mangrove ini lengkap mulai dari menyediakan tempat wisata, memberikan edukasi, dan tersedia oleh-oleh dari olahan mangrove. Dengan banyaknya manfaat yang didapatkan dari keberadaan hutan manggrove, jelas dapat menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat setempat," katanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar