Efektifitas Sarana dan Prasarana UMKM di Taman Kota Pasbar

KBRN, Padang : Tahun ini Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat berencana akan membangun pusat wisata kuliner di Taman Kota atau di samping Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Pasaman Barat. Sementara itu penertiban pedagang kaki lima sekitar jalan utama tersebut akan dilakukan pada bulan Februari 2022.

Menanggapi wacana tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Pasaman Barat Decky Harmiko Saputra mengatakan, belumlah tepat. Hal itu dikarenakan, jumlah pedagang kaki lima yang berjualan di Kawasan Taman Kota Pasbar berjumlah 30 lebih. Sedangkan, pembangunan sarana dan prasarana yang dipusatkan di samping Kantor PMI Pasamn Barat, itu belum cukup untuk menampung 500 lebih pengunjung.

Decky menjelaskan sebaiknya para PKL dipusatkan ke Kawasan Padang Tujuh, atau tepatnya di depan Kantor Dinas Pariwisata Pasaman Barat. Menurutnya, luas lahan kosong yang tersedia cukup menampung pedagang dan masyarakat untuk menikmati kuliner dimaksud.

“Kami dari Dinas Pariwisata menilai, rencana pembuatan sarana dan prasarana pusat kuliner di Taman Kota atau di samping Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Pasaman Barat pada tahun ini, belum tepat. Sebab, 3 kali smenjabat di daerah yang berbeda, yang namanya PKL ini, kalau tidak ditertibkan semakin menjamur, dan kalau di biarkan di tempat yang sempit akan membludak ke luar,” ucap Decky (Jumat, 21/1/2022).

Pembangunan sarana dan prasarana di Kawasan Taman Kota Pasaman Barat, bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19 dengan peningkatan kapasitas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan kuliner khas Pasaman Barat. Untuk menunjang wisata kuliner tersebut nantinya, juga akan di bangun fasilitas pendukung lainnya bagi pedangan dan pengunjung wisata kuliner, seperti mushalla, toilet, panggung musik, gazebo, kios, sarana bermain anak, pos keamanan, swafoto, wifi, nirkabel dan lainnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar