UKT Sanggar Tari Mutiara Minang 2022, Hadirkan Juri Kompeten

KBRN,  Penyelenggaraan Ujian Kenaikan Tingkat – UKT Sanggar Tari Mutiara Minang  tahun 2022 berjalan lancar.  Sebanyak 34 peserta  dari  berbagai kategori usia mengikuti ujian tahunan yang  tidak lain  wadah evaluasi untuk penilaian  kemampuan peserta didik dalam  menampilkan   gerak berirama yang dibangun tiga komponen dasar.

Mia Fahmiati, M.Pd, salah seorang juri yang juga tercatat sebagai Dosen Pendidikan Tari Sendratasik, Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang kepada RRI, Minggu, (26/6/2022) mengatakan, tiga komponen dasar tersebut mencakup  wiraga, wirasa dan wirama.

Menurutnya,  menari tidak sekedar menggerakkan kaki dan tangan, namun bagaimana menciptakan keindahan  gerak yang ditampilkan dari sebuah tarian dengan mengacu pada tiga komponen dasar tersebut.

“Untuk menjadi penari yang professional memang tidak mudah,  ada langkah dan proses yang harus dilalui . UKT ini adalah bagian dari proses tersebut,” ungkapnya  saat memberikan pencerahan kepada kepada peserta UKT.

Hal yang perlu diketahui jelas perempuan yang akrab disapa Uni Mia ini,  gerak tari menggambarkan aktifitas manusia sehari-hari. Boleh dikatakan, tarian mencerminakan  karakter manusia. Pada saat menampilkan sebuah tarian, idealnya seorang penari mampu membangun gerakan  yang selaras dan harmonis dengan penjiwaaan serta pengekspresian gerak yang  matang.

Hal senada disampaikan Pimpinan Sanggar Tari  Mutiara Minang, Delni Harlaku Luis.  Menurut penggiat  seni yang sudah   lama malang melintang di dunia seni budaya  tradisional ini, menari ibarat membangun kreasi melalui satu kesatuan yang saling dukung dan berkolaborasi secara utuh.

“Hal demikian selalu saya tekankan kepada anak didik. Penampilan anak-anak  hari ini  dapat dijadikan motivasi untuk  capaian yang lebih baik. Jangan menyerah dan cepat berpuas diri, asah terus kemampuan karena seni  adalah kreasi yang terus bergulir  mengikuti perkembangan zaman,” papar perempuan yang akrab disapa Nte Har ini.

UKT Sanggar Tari Mutiara Minang 2022  juga menghadirkan  pengajar Impessa Dance Cchool  Taman Budaya yang kini tergabung  dalam  Komunitas Impessa Dance Company, Ashrof Maestro.

Kehadiran dua juri kompeten   pada agenda tahunan  Sanggar Tari Mutiara Minang memberikan nilai  edukasi dan pencerahan berarti bagi  peserta ujian agar mereka lebih giat dan memacu diri di masa mendatang.

Untuk diketahui, Sanggar  Tari Mutiara Minang salah satu sanggar  mandiri dengan segudang prestasi yang tak diragukan. Dalam perkembangannya, sanggar tari yang didirikan oleh salah seorang  generasi terdahulu Sanggar Tari Alang Babage ini telah banyak mencetak penari profesional yang telah melenggang ke berbagai  pentas seni,  nasional maupun internasional.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar