SENI KOLABORASI MILLENIAL

KBRN, Padang: Ranah minang yang kental akan adat dan budaya menjadi daya terik tersendiri bagi wisatawan. Kesenian tradisional yang kini mulai tergerus zaman, kini dilestarikan  kembali melalui kegiatan kolaborasi seni musik dan digital dalam rangkaian acara showcase yang bertajuk “ Parade Local Banget”. Kegiatan yang berlokasi disalah satu coffee shop di jl. Dr. Sutomo, Marapalam, dimulai sejak 24 – 28 November ini menampilkan serangkaian kegiatan,  diantaranya tampilan parade musik, karya seni, bahkan bela diri khas minang seperti silat.

Owner Coffee shop sekaligus pencetus Basuo, Bakumpua, Bakawan, Ligar Pananjung  kepada RRI mengatakan coffeshop miliknya hanya  media perantara untuk penikmat kopi yang mayoritas kaum muda mencurahkan  kreativitasnya. Ligar menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan  bakat dan karya anak muda local minangkabau peduli budaya dan seni tradisional. Dengan melibatkan komunitas Bakaba Musik, karya seni dan budaya daerah dapat dilestarikan melalui  karya seni dari DKV UNP yang menuangkan ragam budaya tradisional seperti penampilan Silek Kampuang dan penampilan akustik oleh Gita Syah dan Rozialiva.

"Mereka yang punya bakat, patut dipamerkan. Dan di Cafe ini dengan konsep Basuo, Bakumpua, Bakawan, berkumpul tidak hanya sekedar ngopi tapi bertemu, berkawan dan terjadilah kolaborasi anak muda ini" Ujar Ligar. 

Ligar berharap, kegiatan ini dapat dijadikan sumber inspirasi anak muda kota padang untuk terus mematangkan diri dalam berkarya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar