Wabup Pasaman Sabar AS : Penilaian untuk Tingkatkan Kapasitas Lembaga Adat

KBRN, Padang : Tim Penilai Lomba Kerapatan Adat Nagari (KAN) Provinsi Sumatera Barat turun ke Nagari Durian Tinggi, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, (Rabu 13/10/2021). Tim menjelang turunnke lokasi Nagari Durian Tinggi singgah dan diterima Wakil Bupati Pasaman Sabar AS di Kantornya di Lubuk Sikaping. Pertemuan Tim dan Wakil Bupati menjelang siang itu diliputi suasana gembira sehingga membuka dialog lebih luas tentang penguatan kapasitas kelembagaan dan masyarakat hukum adat. 

Tim turun ke Durian Tinggi, diikuti Wakil Bupati Sabar AS, disambut prosesi adat dan seni tari pisau dan tari gelombang serta penyuguhan siriah carano oleh pagar Ayu Durian Tinggi. Tim juga diikuti Kadis Pemberdayaan Masyarakat Pasaman Lim,  Camat Lubuk Sikaping Nina Darmayanti,  Eki Noprismon sekretaris wali nagari (pjs pasca wafatnya walna Richa Afandy S)  dan ketua KAN Durian Tinggi Khairunnas Dt. Majo Batuan/ penghulu dari limbago adat suku Piliag,  wakil ketua, sekretaris dan anggota beserta seluruh datuk penghulu ninik mamak serta masyarakat.

Wabup Sabar AS dalam pembukaan penilaian KAN Durian Tinggi menyebut bagaimanapun kondisinya kelembagaan adat Durian Tinggi,  pastilah masyarakat berharap, walau tak menang tapi nomor satu, kata Wabup ceria diikuti tepuk tangan. Namun yang pasti penilaian ini bermakna evaluasi peningkatan kapasitas kelembagaan adat yakni organisasi adat satu-satunya di nagari, harus kuat memikul amanat sejarah. 

Harapan Wabup direspon ketua penilai KAN Provinsi Sumatera Barat Yulizal Yunus Dt. Rajo Bagindo. Katanya,  tujuan utama penilaian KAN adalah memang seperti disebut Wabup untuk peningkatan kapasitas organisasi adat KAN, agar kuat untuk memfasilitasi pemajuan Limbago adat yang punya otoritas melaksanakan adat salingka nagari dan memelihara sako pusako salingka kaum sesuai amanat sejarah KAN. 

Tim penilai KAN terdiri dari, Ketua Yulizal Yunus Dt. Rajo Bagindo/ Tim Konsolidasi Kelembagaan Adat Provinsi Sumatera Barat/ Pusat Kebudayaan Minangkabau/ Bakor KAN Sumbar. Anggota tim Prof. Dr. Raudha Thaib Yang DiPertuan Puti Reno Silndung Bulan/ Ketua Umum DPP Bundo Kanduang,  Drs. Yulrizal Baharin Rajo Kumanti/ pamong seniora Sumbar. Drs. Zaitul Ikhlas Saad,  MSi Rajo Intan/ MUI - Bakor KAN, Dr. Akmal, SH, MSi Dt. Bungsu/ UNP/ Tim Konsolidasi kelembagaan Adat Sumbar/ Forum Masyarakat Hukum Adat. Drs. Akral, MM Sinaro Mangkuto/ Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sumbar, Dra.  Hendrawati Roza MSi/ Kabid Kelembagaan Masyarakat dan Adat DPMD Sumbar. 

Tim dilepas pagi Rabu ini oleh Kadis PMD Sumbar Amasrul,  SH di kantornya jJalan Pramuka Padang. Direncanakan Kadis PMD Sumbar Amasrul,  SH itu ikut turun langsung bersama Staf Ahli Gubernur Sumatera Barat,  Drs. Syafrizal,  MM Dt. Nan Batuah,  namun berhalangan yang tak dapat ditinggalkan. 

Nagari Durian Tinggi, nagari terluas (42,72 %) di Kecamatan Lubuk Sikaping. Berjarak 168 km dari Padang ibu kota Provinsi Sumatera Barat. Penduduk 5283 jiwa. Luasnya 16,35 km persegi. Nagari Durian Tinggi punya 8 jorong dalam adat disebut kampuang. Delapan kampuang itu adalah (1) Kampuang Marapak. (2) Durian Tinggi, (3) Cubadak Gadang, (4) Kapalo Koto, (5) Kampuang Taji, (6) Kampuang Lintang, (7) kampuang Tampang dan (8) Kampuang Lua. 

Service centre di Nagari Durian Tinggi, terdapat bidang pendidikan 4 SD,  Dan bidang agama 7 masjid dan 8 mushallah serta Organisasi Adat KAN. Penghulu pucuak adat di nagari Durian Tinggi otomatis dan langsung menjadi Ketua KAN. Hal ini sesuai amanat sejarah berdirinya KAN di Sumatera Barat tahun 1983.

Amanat sejarah KAN itu dituangkan dalam Perdaprov 13/1983 yang mengamanatkan penghulu dan rajo, langsung menjadi ketua KAN secara otomatis dan langsung di nagari beroenghulu dan di nagari barajo-barajo, dikukuhkan dalam musyawarah limbago adat. Penghulu Pucuak adat yang menjadi Ketua KAN itu,  ialah Khairunnas Dt. Majo Bantuan dari basis Limbago Adat suku Piliang. 

Struktur adat ninik mamak nan bajinih Nagari Durian Tinggi menarik dalam subkultur (Wilayah Adat) Lubuak Sikapiang,  Pasaman. Dari tiga suku yang ada: piliang,  jambak dan Tanjuang,  diatur struktur adat di nagari secara adat. Susunan adat dilaporan penghulu pucuak adat sebagai Ketua KAN Durian Tinggi Khairunnas Dt.  Majo Batuah didampingi, wakil ketua AM Dt. Bandaro Kuniang,  sekretaris KAN Erizal dan pengurus/ anggota lainnya. 

Susunan Limbago adat Durian Tinggi basis tigo suku tadi terdiri dari tiga struktur.  Tigo struktur itu terdiri dari (1) urang tuo nan batigo, (2) Imam khatib nan barampek. dan (3) Tuo Bainduak Nan Salapan. Pimpinan tertingginya penguhulu pucuak adat Khairunnas Dt. Majo Batuah dari limbago adat suku piliang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00