PKD 2021, AJANG BANGKITKAN SEMANGAT SENIMAN

KBRN,  Padang : Pekan Kebudayaan Daerah Sumatera Barat secara resmi dibuka oleh Gubernur Sumatera Barat tadi malam Jum’at (01/10/2021) di Taman Budaya Sumatera Barat. Kegiatan yang berlangsung selama 5 hari ini dirangkai dengan berbagai kegiatan. Selain pameran, pagelaran juga di isikan permainan anak nagari dan penampilan kesenian multi etnis yang ada di Sumatera Barat.

Dalam sambutannya Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengatakan, kegiatan ini, salah satu upaya untuk membangkitkan kembali insan seni dan budayawan untuk berkarya serta mengobati rindu masyarakat dengan atraksi seni dan budaya tersebut. 

Selain itu dijelaskan Gubernur, Pekan Kebudayaan Daerah Sumatera Barat juga mampu meningkatan perekonomian masyarakat di tengah pandemi. Setelah covid-19 ini muncul kebudayaan baru dan harus mampu beradaptasi.

“Kita berharap melalui PKD ini, menjadi  pengingat bagi generasi muda kita akan budaya dan nilai nilai leluhur yang ada di daerah kita. Disamping itu pada masa pandemi covid 19 saat ini banyak pembatasan pembatasan yang dilakukan dengan tujuan untuk menekan penyebaran covid 19. Melalui PKD ini akan memberikan dampak positif bagi para seniman dan budayawan,”ujar Gubernur Mahyeldi Ansharullan, Jum’at (01/10/2021).

Mahyeldi Ansharullah menjelaskan, kegiatan ini juga upaya strategis menggali potensi dan merawat potensi yang ada lintas generasi. Kegiatan ini bisa memajukan kebudayaan daerah. Menurutnya, bentuk keseriusan Pemprov Sumbar dan dukungan pemerintah pusat, Pekan Kebudayaan Daerah tahun depan akan di persiapkan diawal tahun.

Pada kesempatan yang sama Direktur Pembinaan Tenaga dan Lembaga Kebudayaan Ditjen Kebudayaan Kemendikbudristek RI Yudi Wahyudin mengatakan, pemerintah pusat memberikan apresiasi kepada Gubernur Sumatera Barat yang telah melaksanakan iven ditengah pandemi covid 19 ini//  Menurutnya, tahun depan tidak ada lagi kegiatan Pekan Kebudayaan Nasional (PKN), pihaknya akan menfokuskan pada Pekan Kebudayaan Daerah di daerah-daerah se Indonesia.

“Ya kami ucapkan terima kasih atas terselenggaranya PKD ini, Hari ini momentum yang sangat tepat di gelarnya PKD 2021, Selain tepat 1 Oktober Hari Kesaktian Pancasilan, juga Hari Jadi Provinsi Sumatera Barat ke 76,”tutur Yudi Wahyudin.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, Hj.Gemala Ranti mengatakan, kegiatan ini rangkaian peringatan HUT Sumbar ke-76 dan persiapan untuk menghadapi Pekan Kebudayaan Nasional tahun ini. Selama berlangsung kegiatan penerapan protokok kesehatan secara ketat di lakukan//  Gemala Ranti menjelaskan, Tagline yang diangkat pada PKD ini, merawat ingatan dengan menampilkan berbagai karya seni seperti 32 karya rempah, 16 ragam kuliner, 5 karya seni kontemprorer,   5 seni etnis kultural. Kemudian, digelar pameran seni rupa, lomba seni budaya, pameran kuliner.

“Menyikapi kondisi saat ini, PKD disesuaikan dengan penerapan prokes yang ketat, membatasi pengunjung, wajib menggunakan masker dan mengatur jarak. Pada PKD ini juga digelar vaksinasi massal gratis,”ujar Gelama Ranti.

Selain itu, juga ada lomba baju kuruang basiba, sepak rago yang diikuti 30 tim, 50 orang peserta lomba puisi. Dikatakan, PKD ini mengikuti kemajuan teknologi informasi. Melibatkan banyak seniman di Sumbar dan juga mengikuti protokol kesehatan dengan pengunjung dibatasi. PKD di Taman Budaya, 2-4 oktober juga digelar vaksin gratis. Pada pembukaan ditampilkan sebuah karya seni pertunjukan dengan judul Tikai Zaman yang cukup membius pengunjung.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00