8 Tahun Vakum, Pekan Kebudayaan Daerah Nanti Malam Tabuh

KBRN, Padang : Hampir 8 tahun vakum, tahun ini kegiatan Pekan Kebudayaan Daerah Sumatera Barat kembali digelar. Kegiatan akan dibuka secara resmi oleh Gubernur Sumatera Barat nanti malam yang dipusatkan di Taman Budaya Provinsi Sumatera Barat.

Pekan Kebudayaan Daerah 2021 ini akan berlangsung hingga tanggal 5 Oktober mendatang. Alek Budaya ini digelar disesuai dengan kondisi pandemi covid 19 yang harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar Hj. Gemala Ranti kepada RRI pagi tadi mengatakan,  Pekan Kebudayaan Daerah ini bertujuan untuk membangkitkan kembali semangat hidup orang Minang yang dikenal sebagai industri otak dalam berkarya, berfikir melahirkan gagasan dan ide-ide baru. Selain itu dijelaskan Gemala Ranti, Pekan Kebudayaan Daerah juga suatu wadah aktifitas posisif sebagai semangat membangun daerah di Sumatera Barat.

“Ya sudah 8 tahun tidak digelar, jadi mulai tahun ini dan selanjutnya Pekan Kebudayaan Daerah akan dikita gelar. Artinya ini menggerakan dan memulihkan kembali perasaan seniman yang selama covid banyak kegiatan mereka yang hilang,”ujar Gemala Ranti, Jum’at (01/10/2021).

Lebih lanjut Gemala Ranti menjelaskan, keterlibatan para seniman pada ajang ini dapat melalui beberapa jalur, yakni jalur kurasi. Artinya karya yang akan diterima adalah karya-karya pertunjukan kontemporer dan seni rupa. Setelah itu tim kurator akan menilai konsep yang diajukan, disesuaikan dengan tema yang di angkat. Selain kurasi ada pula jalur lomba seperti lomba berbalas pantun, lomba baju kuruang basiba, lomba silek bagalombang, lomba sipak rago, serta lomba tari piring kreasi, permainan anak nagari dan penampilan kesenian multi etnik seperti etnis Thionghoa, Nias, Mentawai dan India.

“Dengan banyaknya jalur keterlibatan, diharapkan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan. Dinas Kebudayaan ini ingin untuk PKD tahun ini melibatkan lebih banyak seniman dari lebih banyak komunitas dari berbagai daerah asal. Salah satu contoh agenda untuk mewujudkan hal ini adalah pentas multi etnik,”tuturnya.

Gemala mengatakan, PKD Sumbar 2021 juga akan menjadi ajang untuk menyaring karya-karya yang akan dikirim ke tingkat nasional.Dalam catatan kuratorial Pekan Kebudayaan Nasional 2021 diterangkan bahwa kegiatan akan meliputi aspek sandang, papan dan pangan. Jadi karya yang akan diseleksi nantinya juga diharapkan dapat merespon ketiga hal tersebut.

Sementara itu Kepala UPTD Taman Budaya Sumatera Barat Hendri Fauzan menjelaskan, untuk menyukseskan Pekan Kebudayaan tahun ini,pihaknya melibat seluruh seniman dan 7 orang kurator yang menyeleksi seluruh karya karya peserta yang akan tampil pada kegiatan ini. Pekan Kebudayaan di isi dengan kegiatan pameran, pagelaran, diskusi kelompok terarah, festival dan lomba.

“Memang kita melibatkan seluruh seniman dan 7 orang kurator. Mereka ini yang menyeleksi karya karya seniman yang akan ikut PKD,”ujar Hendri Fauzan.

Lebih lanjut Hendri Fauzan menambahkan, pekan kebudayaan daerah tahun ini juga di gelar pemberian vaksin gratis bagi masyarakat, yang akan di laksanakan pada tanggal 2 hingga 4 Oktober 2021 di arena setempat.

“Kita targetkan dalam satu hari ini 30 orang, tapi lihat perkembangan nantinya. Kerjasama dengan Dinas Kesehaan Provinsi Sumatera Barat,”tutur Hendri.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00