Kolaborasi Usaha yang Menggandeng Kesenian Budaya Lokal

KBRN, Padang : Sumatera Barat memiliki ragam kesenian daerah yang unik dan menarik. Amat disayangkan jika aset lokal tersebut tidak berdayakan untuk menata perekonomian masyarakat yang tergerus pandemi selama lebih kurang dua tahun terakhir ini. Hal itu diungkapkan salah seorang  pelaku industri pariwisata Kota Padang, Brigitta Nola Kebeaken kepada RRI, Minggu, (26/09/2021).

Menurut Nola yang tidak lain Owner Air Manis Hillside, ada banyak peluang yang bisa dikembangkan dan tidak harus fokus pada hal - hal yang sudah tertata sebelumnya. Untuk saat ini diakuinya, hampir seluruh sektor tergerus pandemi dan yang terparah adalah sektor jasa pariwisata. Namun demikian, menurut Nola  masih terbuka peluang untuk maju selama ada keinginan kuat dari pelaku jasa pariwisata dimaksud.

" Saya salah seorang pecinta seni tradisional. Oleh sebab itu saya berusaha mengkolaborasikan aset seni daerah dengan kebutuhan masyarakat di masa ini. Sekarang ini masyarakat sudah mulai jenuh dan butuh hiburan yang selama pandemi mungkin  tidak terpenuhi karena adanya kebijakan yang diterapkan pemerintah," paparnya.

Bertolak dari realita tersebut,  perlu gebrakan - gebrakan berupa  peluang bisnis  yang bisa dikembangkan untuk tujuan bisnis, diantaranya membuka kafe dan restoran.

Bisnis baru yang dikembangkan tersebut secara tidak langsung akan merangkul sektor potensial lainnya yang dalam perjalanannya dapat saling dukung dan berkontribusi sepenuhnya pada upaya percepatan ekonomi masyarakat di berbagai lini.

Bagaimana ke depannya kafe atau pun restoran di daerah mampu tampil dengan gaya dan konsep terbaru dengan tidak meninggalkan jejak budaya atau pun ragam seni daerah yang mrnjafi ciri khas daerah dimaksud. kesemua itu membutuhkan kepekaan dari berbagai pihak bersama menggalang kekuatan untuk perubahan yang diharapkan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00